logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 08 Maret 2007 EKONOMI
Line

Perlu Bentuk Baru Peran Pemerintah

SEMARANG-Bentuk peran pemerintah dalam perdagangan internasional berupa pengenaan bea masuk, pembatasan investasi asing, dan berbagai regulasi domestik sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Yang dibutuhkan, bentuk baru peran pemerintah.

Demikian dikatakan Prof Dr Geza Feketekuty, guru besar diplomasi komersial dan presiden projek diplomasi komersial internasional pada Monterey Institute of Internutionul Studies di California. Dia mengatakan hal itu pada kuliah tamu di program Magister Manajemen (MM) Undip di gedung serbaguna pascasarjana Undip baru-baru ini.

Bentuk baru itu, kata dia, dengan membantu masyarakat dan perusahaan untuk bisa bersaing di pasar global. Sedangkan bentuk kebijakannya, antara lain membantu pendidikan dan riset, memfasilitasi pembangunan infrastruktur, dan menciptakan lingkungan yang atraktif untuk investasi asing. Selain itu, menciptakan kondisi makro ekonomi yang stabil, mengeluarkan regulasi yang transparan, objektif dan secara internasional lazim, serta kebijakan sosial untuk menolong mereka yang tersingkir dari persaingan global.

Selanjutnya Geza Feketekuty menyatakan, kebijakan proteksionis dalam bentuk yang lama mungkin masih tetap diperlukan, tetapi dalam kerangka kebijakan sosial. Yakni melindungi dan menolong orang maupun perusahaan yang mungkin tersingkir dalam persaingan global.

Geza menyatakan, perdagangan bebas sekarang memang punya beberapa dampak negatif. Di antaranya, tersingkirnya petani dan pekerja berketrampilan rendah dari pasar kerja, larinya tenaga berketrampilan tinggi ke luar negeri, dan siklus hidup produk yang pendek.

Namun globalisasi juga membawa dampak positif. Pertama, meningkatnya produktivitas, pendapatan, serta standar hidup masyarakat. Contohnya yang dialami China, Korea, dan Singapura. Kedua, tersedianya berbagai produk dan jasa yang baru, seperti telepon seluler dan internet. Ketiga, terciptanya lapangan kerja baru yang menuntut kreativitas. Keempat. kesempatan baru bagi individu untuk membangun bisnisnya dan meraih pasar global. Dan kelima, individu dengan ketrampilan dan profesionalitas yang tepat akan bisa berpartisipasi di perekonomian global. (bp-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA