SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Selasa, 06 Maret 2007

JAKARTA-Analis dan pengamat memperkirakan suku bunga acuan Bank Indonesia, BI rate, akan turun 25 basis poin pada Rapat Dewan Gubernur BI yang akan dilakukan hari ini. Hal itu sehubungan dengan lebih rendahnya inflasi,

JAKARTA-Gejolak pasar finansial di kawasan Asia kembali merontokkan rupiah dan indeks saham. Rupiah tembus ke 9.230 per dolar AS dan IHSG anjlok lebih dari 50 poin.

SEMARANG- Bisnis alat-alat listrik di Jateng masih tetap menjanjikan dan diperkirakan akan semakin meningkat. Hal itu didukung oleh banyaknya proyek yang akan dikerjakan oleh BUMN maupun perorangan serta rencana pembangunan gedung-gedung baru. Proyek-proyek tersebut akan membutuhkan banyak alat-alat listrik,

SEMARANG- Dinas Pertanian Jateng memastikan stok padi akan melimpah dengan adanya panen raya pada Maret dan April 2007. Dengan asumsi produktivitas padi pada periode tersebut sebesar 53,44 kwintal per hektar, maka produksi bulan Maret sebesar 1.481.495 ton gabah kering giling (GKG) dan April 1.258.074 ton GKG.

JAKARTA- Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) ternyata tidak membuat penyerapan anggaran dapat dilakukan lebih cepat. Hingga awal Maret 2007, penyerapan belanja barang masih di bawah 5 persen.

Ada beberapa alternatif investasi yang umum yaitu deposito, emas, dan saham. Namun investasi dengan cara seperti itu sangat tergantung dari kondisi perekonomian,

SEMARANG- Perusahaan asuransi, PT Prudential Life Assurance, berupaya memperluas pasar Unit Link, yakni produk yang menggabungkan proteksi dan investasi. Dengan produk ini, nasabah dapat mengecek saldonya dengan mudah serta,

SEMARANG- Meski nilai ekspor menunjukkan tren peningkatan, kredit ekspor justru anjlok drastis. Bank Indonesia mendorong perbankan agar menggelontorkan dananya untuk mendukung sektor riil, termasuk kegiatan ekspor dan impor.

JAKARTA- Produsen sepeda motor di Indonesia optimistis permintaan sepeda motor di dalam negeri pada Maret 2007 akan tumbuh sebesar 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang sempat lesu akibat banjir yang melanda Jabodetabek.

JAKARTA - Tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu dinilai lebih memprioritaskan stabilitas ekonomi makro, pekerjaan yang relatif lebih mudah dilakukan. Sedang pemberdayaan sektor riil yang dampaknya lebih nyata bagi penciptaan lapangan kerja,

JAKARTA-Pemerintah berencana mendatangkan impor beras dari Cina untuk tambahan impor 500 ribu ton. Hingga saat ini untuk opsi tambahan impor beras 500 ribu ton, pemerintah sudah melakukan negosiasi antar pemerintah (G to G) dengan Thailand sejumlah 200 ribu ton.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA