logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Februari 2007 PANTURA
Line

Warga Muarareja Desak Pemkot Tangani Kebocoran Tanggul TPA

TEGAL - Puluhan warga Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat mendatangi kantor DPRD, Senin (26/2). Mereka mendesak Komisi C dan Pemkot untuk segera menangani kebocoran tanggul tempat pembuangan sampah (TPA). Sebab, kebocoran itu menyebabkan tambak tercemar dan banyak udang dan ikan mati.

Salah seorang petani tambak, Trisno mengatakan, agar pencemaran tidak semakin parah, kebocoran harus segera diatasi.

Penanganan, lanjut dia, dapat dilakukan dengan membangun tanggul permanen di bagian ujung TPA yang berbatasan sungai.

"Selama ini, pencemaran telah menyebabkan air tambak berubah menjadi merah dan ikan mau pun bandeng banyak yang mati," katanya.

Menurut dia, pembuatan tanggul permanen juga akan berfungsi untuk mencegah sampah meluap ke sungai. Sebab, saat ini ketika terjadi hujan lebat sampah banyak yang hanyut ke sungai. Padahal, air sungai dimanfaatkan para petani untuk sirkulasi air tambak.

Warga lain, Rasanto menambahkan, selain upaya tersebut pemkot harus segera memfungsikan instalasi pengolahan limbah (IPAL) yang telah dibangun.

Diolah

Dengan demikian, air yang tercemar biasa diolah dan dapat dimanfaatkan para petani tambak. "Yang jelas, apabila secepatnya tidak ditangani warga terpaksa akan menghentikan truk sampah yang lewat. Sebab, tambak merupakan satu-satunya mata pencaharian kami," tegasnya.

Ketua Komisi C Tatang Suandi mengatakan, pihaknya beberapa hari lalu telah mengecek ke lapangan dan meminta pemkot untuk segera melakukan perbaikan tanggul yang bocor. Hal itu dimaksudkan agar pencemaran bisa segera diatasi, sehingga petani tambak tidak semakin rugi. (H17-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA