logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Februari 2007 SEMARANG
Line

JAJAH DESA MILANGKORI

Balita Tewas di Sungai

DEMAK - Seorang balita, M Septa Enggar (2) bin Notobusono, warga Dusun Kedung Banteng RT 08 RW 03 Desa Wonorejo, Karanganyar ditemukan tewas di sungai dekat rumahnya, Senin (26/2). Korban terpeleset ke sungai ketika sedang bermain di tanggul.

Sutikno (31) tetangga korban menuturkan, ketika dirinya hendak pergi, melihat korban jatuh ke sungai langsung memberikan pertolongan. Pada saat bersamaan, Afif (21) warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut juga langsung terjun ke sungai memberikan pertolongan.

Tidak berapa lama, korban dapat dievakuasi, kemudian keduanya

membawanya ke Puskesmas Karanganyar. Akan tetapi, sesampai di puskesmas balita itu menghembuskan nafasnya. (H1-16)

Tewas Tersambar Petir

DEMAK - Baedhowi (50) warga Desa Sari Kecamatan Gajah Demak, tewas tersambar petir ketika sedang memperbaiki pematang sawah (galengan), Minggu (25/2). Ia menderita luka bakar di dadanya.

Peristiwa itu bermula, saat korban bersama dua rekannya, Rumijan (37) dan Nur Jawawi (45) memperbaiki pematang sawah. Namun, sekitar pukul 14.00, tiba-tiba mendung dan hujan disertai gemuruh. Kilat pun menyambar tubuh korban yang baru berdiri setelah merapikan tanah galengan. Korban tewas sekitika di lokasi kejadian. (H1-16)

SDIT Az-zahra Diresmikan

DEMAK - Gedung Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Az-zahra yang berada di Demak Kota, tepatnya di belakang SPBU Bogorame, belum lama ini diresmikan Kepala Dinas Pendidikan Drs H Haryanto MM. Sebelum peresmian, sejumlah siswa Az-zahra menampilkan kreativitasnya antara lain, pentas tarian, parade anak saleh dan pembacaan puisi. (H1-16)

Rumah di Geritan Roboh

GROBOGANSebuah rumah di Dusun Geritan, Tanjungharjo, Ngaringan, Senin (26/2) roboh karena usianya yang terlampau tua. Rumah itu sendiri terbuat dari kayu yang telah berusia puluhan tahun. Dalam peristiwa yang terjadi pukul 02.00 itu, tidak ada korban jiwa. Pemilik rumah Poso Bin Diman (80), diperkirakan menderita kerugian Rp 5 juta. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan muspika setempat dalam kejadian tersebut tidak diketemukan adanya unsur kesengajaan. (hs-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA