| Selasa, 27 Februari 2007 | SEMARANG |
Sekolah Islam Terpadu Makin DiminatiTENGARAN- Sekolah Islam terpadu (SIT) di Jateng, sejak lima tahun terakhir makin mendapat respons positif dari masyarakat. Setiap tahun, di sekolah itu terjadi penambahan jumlah siswa pendaftar 25%. Demikian terungkap dari Musyawarah Wilayah (Muswil) II Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Se-Jateng, di SD/SMP IT Nurul Islam Tengaran, Minggu (25/2). ''Beberapa komisi merekomendasikan SIT dikelola lebih serius sehingga saling bersinergi dalam JSIT, dan menjadi sekolah bermutu di Jateng,'' kata Nurhadi Susilo SPd, Ketua JSIT terpilih masa bhakti 2007-2010, kemarin. Muswil itu, dihadiri 62 kepala SD IT, SMP IT, dan SMA IT Se-Jateng. Sejumlah perwakilan TK IT juga hadir dalam kegiatan bertema ''Kokohkan Koordinasi Tingkatkan Kualitas Sekolah''. Meski usia SIT di Jateng rata-rata baru lima tahun, namun ada semangat mereka untuk maju. ''Tahun pertama buka, mungkin jumlah murid masih sedikit. Tapi pada tahun kedua, menolak murid. Kenaikan jumlah siswa sekitar 25% per tahun,'' jelas Nurhadi. Hal itu dinilai merupakan bukti, SIT diterima dan dibutuhkan masyarakat. Orang tua murid tidak perlu khawatir dengan pelajaran yang diterima anak. Sebab, di SIT diajarkan mata pelajaran umum ditambah agama. Anggaran 20 % Untuk meningkatkan mutu pendidikan SIT, pihaknya akan membuat pedoman pengelolaan sekolah. Selain itu, menyediakan guru-guru profesional dan mendukung dana bagi kegiatan pembangunan di sekolah. ''Saat ini, SMP IT sudah fokus pada penerapan bahasa Arab dan Inggris,'' tegas dia. Muswil itu, juga membuat rekomendasi ditujukan ke pemerintah terkait besar anggaran pendidikan 20% dari APBN/APBD yang harus direalisasikan. Soal Ujian Akhir Nasional (UAN), JSIT sepakat ada ujian tersebut dalam rangka standarisasi sekolah. Hanya saja, menurut Nurhadi, kelulusannya diserahkan ke sekolah. ''Tiga bidang studi yang diujikan untuk standardisasi saja.'' Pihaknya juga meminta agar dihapuskan dikotomi antara sekolah negeri dan swasta. Pemkab melalui Dinas Pendidikan diharap dapat bijak terhadap berbagai sekolah yang ada. ''Sekolah swasta tergabung JSIT juga mencetak anak bangsa yang cerdas, beriman, bertanggung jawab, dan mampu melanjutkan pembangunan negeri ini,'' tegas dia. Pihaknya juga mendorong seluruh SIT untuk koordinasi dan memberikan kontribusi dalam menyukseskan program-program peningkatan mutu sekolah. (H14-56) |