| Selasa, 27 Februari 2007 | SEMARANG |
Minim, Honor Tenaga Pendidik PAUD
UNGARAN - Honor untuk tenaga pendidik di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dinilai sangat minim dari pemerintah. Padahal penanganan anak usia 0 - 6 tahun dipandang sangat penting sehingga perlu adanya penghargaan untuk para tutor PAUD. Data Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang, pada 2006 sebanyak 40 tenaga pendidik pada lembaga PAUD di kabupaten ini mendapat honor dari APBN Rp 48 juta selama setahun. Jika dikalkulasi, seorang tutor hanya mendapat honor Rp 100.000/ bulan. ''Kami saat ini juga memandang penting program PAUD. Upaya internal dan eksternal kami lakukan. Penanganan anak usia 0 - 4 tahun harus serius. Dalam rentang usia emas ini dalam rangka perkembangan otak,'' kata Kepala Dinas Pendidikan Nurjanto SH MM di ruang kerjanya, Senin (26/ 2). Untuk menyentuh perkembangan berpikir anak sejak dini perlu ada upaya sadar dan terencana. Menyitir UU Sisdiknas 20/ 2003 tentang Pengertian Pendidikan, lanjut dia, guru harus bisa menciptakan kondisi pembelajaran yang kondusif. ''Jangan sampai masalah keluarga guru di rumah di bawa ke sekolah. Ini harus betul-betul dijaga. Sebab, sangat berpengaruh pada situasi belajar mengajar,'' ingatnya. Jumlah anak usia dini menurut data dinas ini hingga awal 2007 ada 14.687 anak. Dari jumlah tersebut, anak yang terlayani di Pos PAUD seperti PKK pada Januari ini 192 anak. Lembaga PAUD yang tersebar di kabupaten ini lebih dari 40. Usulkan Pelatihan ''Di pos PAUD Posyandu pada 2005 pemerintah membantu dana Rp 25 juta untuk APE (Alat Permainan Edukatif). Namun pada 2006 dialokasikan untuk kegiatan lima lembaga PAUD yang dikelola PKK,'' imbuh Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Sugiarto. Selain lima lembaga ini, empat PAUD lainnya yakni Muslimat NU Tuntang, Koronka Ambarawa, An Nafi Bancak, dan Bina Mandiri Pabelan masing-masing mendapat bantuan Rp 25 juta tahun kemarin. Selain PAUD, ada enam kelompok belajar nonformal anak usia dini yang masing-masing mendapat bantuan Rp 4 juta. Enam lembaga ini adalah PAUD Farros Sophia Bringin, PAUD Pertiwi Kecamatan Susukan, Bina Keluarga Berencana (BKB) Asa Bunda Tuntang, PAUD Pancasila Ambarawa, BKB Melati Getasan, dan APUD Virgo Maria Bawen. Jumlah pendidik di Kelompok Bermain (KB) ada 60 orang. Anak usia dini yang terlayani di lembaga ini 4.582 anak. ''Tahun ini kami berencana melatih 85 tenaga pendidik PAUD. Kami usulkan anggaran sebesar Rp 34.844.000,'' terang Sugiarto. (H14-16) |