logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Februari 2007 SEMARANG
Line

CPNS Teranulir Temui Bupati

DEMAK - Sejumlah CPNS yang beberapa waktu lalu namanya teranulir mendatangi kantor bupati mempertanyakan perkembangan SK pengangkatannya, Senin (26/2). Mereka diterima Bupati H Tafta Zani bersama Kepala Kantor Kepegawaian, Dra Lestari Handayani di ruang Bina Praja.

Marwan, salah satu tenaga honorer teranulir meminta Bupati memperjuangkan nasib mereka. Ketika ia bersama 82 tenaga honorer lainnya namanya teranulir dalam pengumuman CPNS, Pemerintah Provinsi Jateng setelah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menjanjikan mereka akan masuk nominasi CPNS 2006. Namun, hingga kemarin belum ada kejelasan masalah tersebut.

''Karenanya, kami berencana ke Jakarta untuk mempertanyakan persoalan ini. Kalau bisa Pak Bupati ikut bersama kami ke sana,'' pintanya.

Menunggu

Belum adanya kepastian keluarnya SK pengangkatan, membuat nasib mereka terkatung-katung. Selama ini, sebatas menunggu realisasi janji pemerintah yang akan mengangkatnya pada perekrutan CPNS 2006. Sementara tahun itu telah berlalu, belum juga ada informasi.

Pihaknya menerima informasi dari pemerintah provinsi yang menjelaskan belum keluarnya Nomer Induk Pegawai (NIP) bagi mereka. Itu berarti nasibnya sebagai CPNS masih tidak jelas.

Kepada para CPNS teranulir, Bupati Tafta Zani mengatakan bersedia dating ke Jakarta bersama mereka. Namun, tidak dijelaskan kapan rencana tersebut akan direalisasi.

Sementara, Kepala Kantor Kepegawaian, Lestari Handayani menjelaskan, selama ini pihaknya selalu mempertanyakan kepada BKN. Bahkan setiap minggu dua kali menugaskan stafnya untuk mengecek perkembangan ke Jakarta.

''Ini karena pemkab ingin memperjuangkan CPNS,'' tuturnya. (H1-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA