| Selasa, 27 Februari 2007 | SEMARANG |
Perpustakaan Kota Dilengkapi TutorSEMARANG- Pemkot menganggarkan Rp 350 juta dalam APBD untuk pengadaan buku dan tutor di Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Semarang tahun ini. Tutor-tutor itu berkompeten di bidang komputer, bahasa Inggris dan Mandarin, serta pembinaan anak-anak. Upaya itu dilakukan, menyusul Gerakan Gemar Membaca yang digencarkan Pemerintah sejak 2006 lalu. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Semarang Bimbong Yogatama SH kepada wartawan, kemarin. Dia mengatakan, selain menambah buku, pihaknya juga mengadakan alat peraga edukatif, motor dan mobil pintar, TV, LCD, serta alat baca elektrik. "Kami bekerja sama dengan PKK, yang juga berencana menambah koleksi buku-buku untuk rumpin (rumah pintar-Red)," kata dia. Dijelaskannya, sekitar 60% buku yang ditambah itu diperuntukkan bagi anak-anak, usia TK hingga kelas 3 sekolah dasar (SD). Adapun sisanya, buku pengetahuan umum. Sementara pengadaan tutor, lanjut dia, diharapkan bisa memberikan pembinaan dan pengarahan kepada para pemakai jasa perpustakaan dan rumah pintar. ''Anak-anak tidak harus belajar mandiri, tapi melalui pengarahan. Kami harap hasilnya lebih efektif," tambahnya. Selain dana untuk buku, pihaknya juga mendapatkan persetujuan DPRD Kota dalam APBD untuk pengadaan mobil Rp 750 juta, terdiri atas satu bus dan satu mobil kecil, serta Rp 100 juta untuk motor pintar. Terkait Gerakan Gemar Membaca, Perpustakaan Kota saat ini memiliki 122 rumah pintar dan 4 unit motor pintar. Sayangnya, meski Pemkot sudah berupaya memberikan fasilitas tersebut, anak-anak yang berkunjung masih terbatas. Karena itu, pihaknya berjanji akan terus meningkatkan sosialisasi. (H12,H9-62) |