logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 27 Februari 2007 SEMARANG
Line

Tagih Utang, Dihajar Paman

SEMARANG- Doni Hadiyanto (34) warga Menoreh I, Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, dihajar Pujiono (40) yang tak lain pamannya sendiri. Doni dipukul pelaku saat menagih uang Rp 300 ribu, yang dipinjam pamannya dua tahun silam. Akibatnya, korban menderita luka bengkak di bagian mata sebelah kanan dan dadanya.

Luka di bagian mata korban itu cukup parah. Usai pemeriksaan dan visum di RS William Booth, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolwiltabes Semarang, Senin (26/2) pukul 08:00.

Korban menuturkan, saat itu pihaknya mendatangi rumah pelaku di Jl Selorejo Tengah, Kelurahan Bendan Duwur, Semarang Selatan. Keduanya pun bercengkerama. Korban beralasan, uang tersebut sedianya akan dipakai membiayai anaknya yang sakit. Namun pelaku mengaku belum punya uang.

Mereka pun bersitegang. "Tiba-tiba mata dan dada saya dipukul. Tapi paling parah di bagian mata ini. Tadi sebelum ke sini (Polwiltabes-Red) bengkaknya besar sekali," ungkap korban mengepalkan tangan kanan memberi gambaran ukuran luka bengkaknya itu.

Korban menduga, pelaku marah lantaran mengira dirinya menggebrak-gebrak meja seolah-olah menantang. "Saya tidak menggebrak meja, hanya ngomong agak keras sambil memegang meja," katanya. (H21,D12-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA