| Selasa, 27 Februari 2007 | KEDU & DIY |
Purworejo Dijatah OP 80 TonPURWOREJO- Kabupaten Purworejo mendapat jatah beras untuk Operasi Pasar (OP) beras dari Bulog sebanyak 80 ton. Jatah tersebut dibagi untuk 16 kecamatan yang ada, sehingga masing-masing kecamatan memperoleh 5 ton. OP di Purworejo mulai dilakukan Senin (26/2). Beras OP dijual dengan harga Rp 3.700 per kilogram. Pelaksanaannya berdasarkan surat Nomor: 511.I/836/07 tertanggal 21 Februari Perihal Operasi Pasar Murni Beras yang ditandatangani Sekda Akhmad Fauzi dilakukan secara terjadwal. Untuk kelancaran pelaksanaan OP, pemerintah kecamatan diminta membentuk tim dan menentukan lokasi OP yang dipandang memang sangat membutuhkan. Pemkab memiliki sejumlah kriteria yang digunakan sebagai acuan dalam menentukan lokasi OP. Pada hari pertama kemarin, OP dilaksanakan di empat kecamatan meliputi, Kecamatan Purworejo, Kutoarjo, Bayan, Butuh. Dari pantauan Suara Merdeka, pelaksanaan OP di empat kecamatan tersebut berjalan cukup lancar. Selanjutnya Selasa (27/2) OP kembali digelar di empat kecamatan yakni Kecamatan Grabag, Ngombol, Purwodadi, dan Banyuurip. Pada hari ketiga, Rabu (28/2) OP dijadwalkan di Pituruh, Kemiri, Bruno, Gebang. Sedangkan OP terakhir dilaksanakan Kamis (1/3) di Kecamatan Lowanu, Bener, Kaligesing, Bagelan. Untuk mengantisipasi beras OP diborong spekulan atau pedagang, sejumlah kecamatan mengambil kebijakan lokasi OP tidak dilaksanakan di pasar, melainkan turun langsung ke desa-desa. Langkah ini ditempuh untuk menghindari OP tidak tepat sasaran. Untuk proses kelancaran OP, pemerintah kecamatan telah membuat kupon.(nur-42) |