| Selasa, 27 Februari 2007 | EKONOMI |
LG Ramaikan Pasar CDMAJAKARTA - Setelah sukses dengan penjualan Chocolate Phone (KG800), LG Electronics Indonesia (LGEIN) kembali meramaikan pasar telepon seluler (ponsel). Melalui LG Mobile, awal 2007 ini membidik pasar ponsel CDMA bersamaan dengan peluncuran varian baru Chocolate Phone. "Tidak hanya satu, kami datang dengan empat varian baru. Selain Chocolate CDMA (ID90c), masih ada Chocolate 3G (KU800), Chocolate Premium (KE800), dan Chocolate Bar (KE820). Empat produk tersebut bisa disebut chocolate rasa baru, karena merupakan variasi dari sebelumnya," kata Andre Tanudjaja, general manager LG Mobile, di sela-sela acara peluncuran produk tersebut di Cafe Nine Clouds, Lantai 8 Menara Jamsostek, Jakarta Selatan, baru-baru ini. Dia menjelaskan, untuk Chocolate CDMA (ID90c) dilengkapi kamera berkapasitas 1,3 mega pixels yang dilengkapi dengan flash serta menggunakan layar LCD 2 inchi berteknologi TFT 262K dan memori internal berkapasitas 64 MB. Selain itu, juga dilengkapi teknologi single band 800Mhz bermetode RUIM yang memberikan keleluasaan kepada konsumen untuk berganti-ganti operator selular sesuai keinginan mereka. Ponsel tersebut ditawarkan dengan harga jual Rp 2.800.000 perunitnya. "Harga itu sangat kompetitif jika melihat berbagai keunggulan desain dan fitur yang terdapat di dalamnya," kata dia. Acara peluncuran tersebut juga dihadiri Presdir LG Elektronik Indonesia Kee Ju Lee, General Manager LG Elektronik Budi Setiawan, GM LG Mobile Andre Tanudjaja, dan artis Agnes Monica. Andre mengatakan, sebagai pemain baru pihaknya ingin meningkatkan citra LG mobilephone, karena selama ini LG lebih dikenal sebagai produsen elektronik rumah tangga. "Kami ingin membuktikan kepada pasar Indonesia bahwa LG juga memiliki teknologi ponsel yang cukup tinggi," katanya. Menurutnya, sebagai pemain baru di pasar ponsel Indonesia, pihaknya membawa ponsel premium sekelas seri Chocolate untuk memperkuat citra merek ponsel LG. Produk itu diharapkan dapat mengambil pangsa pasar ponsel di Indonesia sebanyak lima persen.(ric-59) |