logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 17 Februari 2007 SALA
Line

Oknum TNI Datangi Warga

  • Penyegelan Sarang Walet

KLATEN - Kasus penyegelan sarang burung walet oleh warga RT 5 RW 18, Perum Griya Prima Timur berbuntut. Kamis malam (15/2) warga didatangi seseorang yang mengaku perwira TNI dari Solo. Dia meminta warga membuka segel sarang, karena ingin melihat kondisi burung yang ada di dalamnya.

Ketua RT 5 Sutardi mengatakan, anggota TNI itu datang pukul 18.00. Dia pun bertamu secara baik-baik. Setelah mengobrol, orang itu memintanya mengantar ke sarang burung walet milik keluarga yang bersangkutan.

"Saat itu, sempat terjadi ketegangan. Pokoknya kami tetap minta tempat itu ditutup," ujar Sutardi, Jumat (16/2).

Akhirnya segel dibuka. Warga semakin resah karena di dalam rumah itu ada beberapa kolam sedalam 25 sentimeter untuk minum walet. Kolam itu yang diduga sebagai sarang nyamuk DBD. Adu argumen terjadi dan semakin panas. Warga yang semakin jengkel, melaporkan kejadian itu ke Kecamatan Klaten Utara.

Seperti diberitakan, khawatir atas penyakit flu burung dan demam berdarah dengue (DBD), warga RT 5 RW 18 Perum Griya Prima Timur, Klaten Utara menyegel sarang burung walet. Dua rumah nomor 453 dan 434 yang tak jelas pemiliknya itu dipasangi tulisan disegel. Bahkan semua lubang masuk walet ditutup (SM13/2).

Sutardi mengatakan, bukti penyebab DBD semakin kuat. Apalagi, mulai tahun 2001, banyak warga sekitar sarang yang terserang DBD. Tahun 2004 bahkan sembilan orang masuk RS karena DBD.

"Kami harus bertemu dengan pemiliknya dulu. Sebab sudah janji akan menemui warga," lanjut dia.

Camat Klaten Utara Drs Joko Wiyono meminta warga bersabar sampai pemiliknya datang. "RT dan RW kami perintahkan untuk tidak terburu-buru," ujarnya. ( H34-72)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA