logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 17 Februari 2007 SEMARANG
Line

Kemeriahan, Larung Sesaji di Muara Bandengan

  • Oleh :Setyo Sri Mardiko

ADA kemeriahan dalam pelaksanaan prosesi larung sesaji di muara pantai Bandengan, Kendal, kemarin (16/2) pagi. Tahun-tahun lalu, kegiatan yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur para nelayan kepada Sang Pencipta karena telah memberikan rezeki berlimpah dan keselamatan itu, hanya sebatas berjalan seremonial semata.

Sejak sekitar pukul 07.00, puluhan perahu tradisional yang ditumpangi ratusan nelayan berhiaskan kertas minyak warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, dan ungu itu sudah terlihat menyiapkan diri mengikuti acara yang digelar setiap bulan Syuro itu.

Di atas perahu yang penuh sesak, para nelayan membekali aneka makanan.

Ketika sebuah perahu kecil terbuat dari terpal plastik berisikan sesaji berupa nasi tumpeng dengan aneka lauk dan ''dilengkapi'' seekor kepala kambing diarak dari tempat pelelangan ikan (TPI), ratusan nelayan pun berbondong-bondong menyambutnya.

Satu-persatu mereka masuk ke dalam puluhan perahu yang mengangkutnya. Bersama-sama perahu nelayan itu, mengikuti sebuah perahu hias yang mengangkut perahu kecil berisi sesaji menuju laut lepas.

Berjarak sekitar dua kilometer dari muara Bandengan, perahu kecil berisi sesaji dilarung.

HUT Kodam

Usai menggelar prosesi, di atas perahu masing-masing, para nelayan membuka bekal makanannya untuk disantap bersama di tengah laut yang saat itu berombak cukup tenang.

Kegiatan yang bagi masyarakat setempat disebut sadranan tersebut semakin bertambah meriah, manakala pada saat bersamaan di sekitar TPI juga digelar beragam acara yang digelar Kodim 0715/Kendal.

Seperti, pentas wayang kulit sehari semalam, lomba dayung dan lomba menghias perahu tradisional.

Ratusan warga terlihat penuh-sesak melihat rangkaian acara. ''Larung sesaji ke laut, sudah kami lakukan sejak puluhan tahun silam. Kali ini, acara lebih meriah karena ada beragam kegiatan lain yang digelar,'' kata Zaenal Arifin, tokoh masyarakat Bandengan.

Dandin 0715/Kendal Letkol Kavaleri Widhioseno mengemukakan, pelaksanaaan lomba perahu dan pentas wayang kulit sehari-semalam untuk memeriahkan HUT Kodam IV/ Diponegoro Ke 57 yang jatuh pada 1 Maret nanti.

''Sekaligus untuk ikut meramaikan prosesi sadranan. Kami berharap, kegiatan ini dapat lebih meningkatkan hubungan TNI dengan masyarakat,'' kata Widhioseno di sela-sela pelaksanaan acara, kemarin. (16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA