logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 17 Februari 2007 SEMARANG
Line

Warga Ngentak Terserang DB

TINGKIR- Demam berdarah (DB) kini mulai menyerang puluhan warga Salatiga, terutama yang berada di permukiman padat penduduk. Di Ngentak, Kelurahan Kutowinangun, Kecamatan Tingkir, misalnya, puluhan warga dari beberapa RT di RW V sudah terjangkit penyakit akibat nyamuk Aedes aegypty. Beberapa di antaranya masih dirawat di RSUD Salatiga dan DKT.

Ketua PKK RT 13 Sumarti (49), menyatakan di wilayahnya ada tujuh orang positif DB. "Empat warga masuk rumah sakit, sedangkan tiga lainnya hanya menjalani perawatan di rumah," katanya kemarin.

DB, lanjutnya, tidak hanya menyerang anak-anak saja, beberapa orang tua juga terjangkit penyakit yang umumnya muncul di musim hujan itu. Warga yang terserang di antaranya Wulan (26), Yuli (14), Eva (11), David (8), Daniel 9), Iing (42), dan Slamet (5).

Dia menjelaskan, Yuli, Eva, dan Slamet kini masih dirawat di rumah sakit. Sedangkan Wulan sudah diizinkan pulang, karena kondisinya membaik. Menurut Sumarti, selain di RT-nya beberapa wilayah lain juga ada yang terserang. Di wilayah RT 15 yang berdekatan dengan RT 13, ada enam orang yang terjangkit. Di wilayah RT 11, tercatat satu orang penderita.

Khawatir

Banyaknya warga yang terserang DB membuat masyarakat khawatir, karena permukiman di sana padat penduduk, sehingga rentan penularan. Meski RT 13 telah di fogging oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK), Rabu (14/2) lalu, tetap saja ada keresahan.

Salah seorang penderita, Wulan, mengaku meski sudah membaik, tulang persendiannya masih terasa sakit. Dia telah menjalani perawatan selama seminggu. Sementara itu, Ketua RT 16 Eko Sutrisno (37) menyatakan, di wilayahnya belum ada yang terserang DB. Meski demikian, dia khawatir karena jarak wilayahnya dengan RT 13 tidak lebih dari 100 meter. " Saya berharap wilayah ini juga di fogging, " tuturnya. (H23-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA