logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 17 Februari 2007 BANYUMAS
Line

Setahun, 46 Kasus TKI asal Banyumas Terungkap

PURWOKERTO-Selama setahun terakhir ini ada 46 kasus tenaga kerja asal Banyumas yang mampu terungkap. Dari jumlah tersebut 15 di antaranya meninggal dunia dan 12 orang dalam proses penyelesaian.

Kepala Disnakertrans Suyatno SSos MHum menyatakan, dari kasus tenaga kerja Banyumas itu yang terbanyak adalah menimpa tenaga kerja wanita yang bekerja di luar negeri.

Kasus tersebut di antaranya mengenai masalah kecelakaan kerja, penganiayaan oleh majikan, ditelantarkan penyalur, kriminal dan tidak dibayar majikan. ''Saya juga meluruskan tulisan saudara Sulyana Dadan di rubrik wacana lokal, edisi Kamis (15/2) Suara Merdeka. TKW yang meninggal itu 15 orang bukan 10 orang,'' kata Suyatno, Jumat (16/2) dalam pernyataan persnya.

Dia juga menyatakan, TKW asal Kebasen, Wartinah yang dikatakan terpotong tangannya saat kerja itu juga tidak benar. Tangan TKW tersebut hanya tergores dan tangannya sampai sekarang masih berfungsi.

''Sumbangsih tenaga kerja Banyumas ke sini sangat besar, tahun 2006 lalu uang terkirim mencapai Rp 68 miliar hampir menyamai PAD sini,''jelasnya.

Menurutnya, selama setahun ini pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke kantong-kantong pengiriman TKI maupun TKW sebanyak 40 kali. Pembinaan PJTKI 35 kali. ''Saat ini, ada satu oknum PJTKI yang sudah diproses hukum. Untuk pelatiahan tenaga kerja tahun ini juga kita siapkan anggaran sekitar Rp 85 juta,'' jelasnya. (G22-36)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA