| Senin, 12 Februari 2007 | PANTURA |
Pesta Perkawinan Bos Eddy RicuhPATI-Pesta syukuran perkawinan paranormal Pati, Bos Eddy, di rumah mempelai perempuan, Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Sabtu malam (10/2) lalu, sekitar pukul 21.30 berakhir ricuh. Pasalnya, acara musik dangdut yang digelar untuk memeriahkan acara tersebut diwarnai perkelahian. Kejadian itu melibatkan anak buah Bos Eddy dan sekelompok warga sekitar. Keterangan yang dihimpun Suara Merdeka menyebutkan, Utomo alias Sarmo (30), seorang warga tetangga mempelai perempuan yang akrab dipanggil Tika, menderita luka parah pada bagian mata kanan, dan luka ringan lainnya di kepala. Akibat luka-lukanya itu, korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Kariadi Semarang, untuk menjalani operasi. Korban luka ringan lainnya juga dialami anak buah Bos Eddy. Seorang perangkat desa yang menyaksikan peristiwa itu menuturkan, kejadian tersebut dipicu kesalahpahaman. Ketika dia datang di tempat tersebut bersama korban dan Bonsai, antara anak buah Bos Eddy sudah terjadi perselisihan. Salah Paham Penyebabnya, kata dia lebih lanjut, karena pengaruh minuman beralkohol yang berle-bihan. Merasa berada di lingkungan tempat tinggalnya, korban mengingatkan, agar jangan membikin kisruh. Namun dari pihak mereka, justru salah paham sehingga perkelahian tak bisa dihindari. Hal itu terjadi di luar tempat pertunjukan dangdut, saat korban jatuh menimpa pagar beluntas, beberapa orang mengeroyoknya.Bahkan dia yang mencoba mengamankan korban pun menjadi sasaran pemukulan. "Benar, dari pihak anak buah Bos Eddy ada satu yang luka ringan," ucapnya. Kasat Reskrim Polres Pati, AKP Sulkhan ketika dihubungi membenarkan adanya kejadian tersebut. "Laporannya sudah ada, tapi belum ada tersangka pelaku yang ditahan," ucapnya. (ad-17) |