logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Februari 2007 NASIONAL
Line

Chaerul Rasjid Umumkan Pencalonan pada 1 Juli

SEMARANG- Bakal calon gubernur Jawa Tengah Irjen Polisi (Purn) Chaerul Rasjid akan mengumumkan partai politik pengusung dan bakal calon wakil gubernurnya pada 1 Juli 2007. Mantan Kapolda Jateng itu menuturkan, pengumuman kedua hal tersebut dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Kepolisian atau Bhayangkara.

''Sekarang saya masih belum berani bicara kedua hal itu. Mengenai partai politik yang mengusungnya dan calon wakil akan diungkap pas hari Kepolisian,'' kata Chaerul Rasjid, kemarin.

Menurutnya, tidak ada maksud tertentu mengapa pengumuman kepada publik pada saat tersebut, karena memang baru siap tanggal itu. Dia optimistis akan diusung oleh partai politik untuk melaju dalam pemilihan gubernur Jateng 2008. Sebab dari sederet bakal calon yang sudah muncul di berbagai media, dia menjadi salah satu bakal calon yang berangkat dari nonparpol. Sedangkan calon lain telah memiliki kendaraan partai politik, seperti HM Tamzil melalui PPP, Bambang Sadono dengan Partai Golkar.

Sementara itu analisis Ketua Pusat Kajian Otonomi Daerah dan Kebijakan Publik (Puskodak) Universitas Diponegoro, Susilo Utomo, yang tidak memasukkan figur Ir HM Tamzil sebagai salah satu figur populer dikritik oleh pengurus DPW PPP Jawa Tengah.

Seperti diberitakan, menurut Susilo Utomo, figur bakal calon gubernur yang populer atau dikenal masyarakat, hanya Budi Santoso, Ali Mufiz, Bambang Sadono, dan Sukawi Sutarip. Wakil Sekretaris DPW PPP Tafrikhan Marzuki mengatakan, pernyataan Susilo Utomo tentang figur calon gubernur tersebut menunjukkan pendapat pakar yang sama sekali tidak tahu lapangan. Dia hanya menganalisis berdasarkan perasaan.

''Kalaupun dia sudah melakukan penelitian, akurasinya perlu diragukan karena dia pernah gagal melihat peta pilkada di Kabupaten Pekalongan,'' kata Tafrikhan.

Ketua KPUD Kota Semarang, Hakim Junaedi menyatakan, rencana pencalonan Chaerul Rasjid belum jelas, apakah sudah ada yang mengusung atau belum karena dia bukan berasal dari partai politik. Karena itu dia berharap, agar para bakal calon gubernur termasuk Chaerul Rasjid dan HM Tamzil yang diusung PPP, menyosialisasikan diri sejak awal.

''Ini lo calon gubernur, partai ini yang mengusung. Langkah itu harus dilakukan agar masyarakat memilih bukan karena apa-apa, tapi karena ketahuannya mengenai figur calon,'' ungkapnya.

Langkah itu penting dilakukan, karena kalau ada yang golput dalam pilkada, kebanyakan yang disalahkan adalah KPUD sebagai penyelenggara pilkada karena dianggap tidak menyosialisasikan para calon. (G17,fen-46,60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA