logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Februari 2007 NASIONAL
Line

Dua Gol Diborong Pemain Asing

  • Persis Solo Juga Menang

JEPARA- Persijap Jepara mengawali Kompetisi Liga Djarum Indonesia 2007 dengan hasil memuaskan. Tampil dengan kekuatan penuh ''Laskar Kalinyamat'' menundukkan tamunya, Persiter Ternate 2-0 (1-0) di Stadion Kamal Djunaidi, sore kemarin. Dua gol Tim Kota Ukir dicetak dua striker asingnya, Leandro Lima Braga pada menit ke-13 dan Mathias Santiago pada menit ke-51.

Dalam salah satu partai lain di Wilayah Timur, Persis Solo juga menang. Anak-anak asuhan Suharno itu menundukkan Persiter 1-0 lewat gol yang dihasilkan Greg Nwokolo pada menit ke-26 (berita selengkapnya di halaman 8).

Kemenangan Persijap memecahkan rekor selalu bermain seri pada partai pembuka kompetisi selama dua musim terakhir. Saat mengawali musim kompetisi 2005, Persijap ditahan Persmin Minahasa 0-0. Begitu juga ketika bertandang ke Yogyakarta menghadapi PSIM pada pembukaan musim 2006.

Kemenangan itu juga menjawab keraguan publik bola Jepara, yang belum mantap dengan kemampuan Braga dan Mathias. Braga yang asal Brasil, baru bergabung pada dua pekan terakhir. Sedangkan status Mathias sebagai personel Persijap baru disahkan PSSI kurang dari 24 jam sebelum pertandingan. Ia hanya sekali berlatih untuk membuktikan dirinya layak berkostum merah-merah.

Adaptasi dua pemain ini sangat pendek, namun dua gol yang mereka sumbang membuat dukungan sekitar 14.000 penonton membuncah.

Lini Belakang

Tuan rumah mendapatkan peluang dari tendangan bebas sekitar dua meter dari luar kotak penalti, ketika penetrasi Fakhrudin dilanggar bek Persiter, M Sholeh. Braga yang ahli mengeksekusi bola mati tak menyia-nyiakan kesempatan. Tembakan bola setinggi dada melewati barikade para pemain Persiter, dan merobek pojok gawang Muchlis Sahrun. Gol itu disambut tepuk tangan riuh supporter.

Laskar Kalinyamat yang tampil ofensif terus menekan tim asuhan Jacksen F Tiago. Semenit setelah gol itu tendangan Phaitoon Thiabma dan Amarildo Souza kembali mengancam gawang Persiter.

Stoper asal Malang Kasiyadi yang ditunjuk sebagai kapten tim, menjadi kekuatan penting lini belakang. Bersama Evaldo dan Eko Prasetyo, ia mengunci pergerakan lini depan Persiter yang diisi duet Rahmad Rivai-Fabricio Bastos. Hingga berakhir babak pertama skor tak berubah, 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Di babak kedua Persijap terus menekan, meski serangan-serangan belum mantap. Pada menit 51, Mathias Santiago yang dikawal ketat M Sholeh, menggandakan keunggulan, ketika heading-nya menyambut sepak pojok Braga menjebol gawang lawan. Pemain berusia 23 tahun yang musim 2006 lalu membela Semen Padang itu langsung berlari sembari mengecup jari tengah tangan kirinya. Ia menyapa suporter di tribune utara, sebelum menyambut Braga yang memberikan umpan.

Anak-anak Jepara sebenarnya banyak mendapatkan peluang emas, melalui kaki Mathias dan Fakhrudin.

Pelatih Yudi Suryata tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya, dengan merangkul satu per satu pemainnya. ''Kalau permainan, kami belum puas. Ada ritme yang terputus-putus karena kekompakan masih belum oke. Tapi hasil ini sangat melegakan dan sesuai target. Yang penting menang,'' katanya. (H15,kar-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA