| Senin, 12 Februari 2007 | NASIONAL |
Derita Keluarga Korban KM SenopatiRayakan Ulang Tahun Tanpa Ayah
Bagi anak, ulang tahun merupakan hari istimewa yang kedatangannya selalu dinantikan. Demikian pula yang dirasakan Indah Nurmala (4). Meski dalam suasana sedih, karena ayahnya masuk daftar korban KM Senopati, perayaan itu tetap dilaksanakan. Berikut laporan Eko Martanto. MESKI sempat menangis, Indah Nurmala berusaha tersenyum. Setelah memotong kue, dia menyerahkannya sendiri kepada tamu yang datang di ''pesta'' ulang tahun ke-4 yang digelar di Posko Terpadu Tanjung Emas, kemarin. Ya, meski tanpa kehadiran sang ayah, Muhammad Nur Alias Nawir, anak itu tetap berusaha menggapai kebahagiaan di hari ulang tahunnya. Sementara ibunya, Sumirah, yang duduk disampingnya terus ''tenggelam'' dalam keharuan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dari beberapa wartawan, petugas posko, dan anggota keluarga lain korban KM Senopati. Acara dimulai pukul 11:00. Meski dalam kesederhanaan, pesta itu tetap meriah. Ruang posko yang padat dengan sejumlah perangkat, disulap menjadi istana anak. Sejumlah kertas warna-warni dan balon dipasang di sudut ruangan. Doa bersama pun akhirnya menjadi titik awal sebuah keharuan. Air mata Sumirah terus menetes. Tangis Indah yang tiba-tiba muncul membuat hatinya makin pilu. Pasalnya, kebahagiaan anak itu tidak dihadiri ayahnya yang diperkirakan bernasib nahas bersamaan tenggelamnya KM Senopati Nusantara. Ketika Nurmala meniup lilin, air mata Sumirah pun makin deras. "Kalau ditanya perasaan saya, isinya campur aduk. Bahagia, terharu, dan campur sedih karena sampai sekarang suami saya belum ditemukan," kata dia. Meski demikian Sumirah bersyukur dan berterima terima kasihnya atas perhatian yang diberikan kepada anaknya. Sementara Indah hanya tersipu malu, ketika ditanya seputar perayaan itu. Wanita yang tinggal di Kampung Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara itu masih berharap ada keajaiban dari Tuhan terhadap nasib suaminya. ''Saya berharap bisa bertemu suami saya. Semoga Allah menyelamatkan dia.'' Akan tetapi dia juga siap menerima kenyataan dan merelakannya bila akhirnya suaminya bernasib sebaliknya. (46) | ||||