| Senin, 12 Februari 2007 | MURIA |
Tidak Bosan Tangani "Pekat"SEMASA menjabat Kabagops Polres Pati, Kompol Carto, cukup getol melancarkan operasi terhadap maraknya penyakit masyarakat (pekat). Bagaimana setelah Sabtu (10/2), dilantik menjadi wakapolres? Dia mempunyai komitmen bahwa pelaksanaan operasi itu, harus ditingkatkan oleh penggantinya. Sasarannya, tetap segala sesuatu yang cenderung mengarah timbulnya pekat itu. Termasuk peredaran dan penyalahgunaan minuman keras (miras), pasangan selingkuh di hotel-hotel, penjaja seks komersial (PSK), perjudian, serta penyakit sosial lainnya. Pihaknya memperoleh informasi, fasilitas Taman Hutan Kota (THK) di jalur Pati-Kudus,, tiap malam justru disalahgunakan untuk tempat minum minuman keras. "Padahal, pemkab membangunnya untuk warga yang ingin bersantai bersama anggota keluarga," ujarnya. Namun, sekelompok orang justru menyalahgunakannya. Bahkan, suara-suara sumbang pun bermunculan. Di antaranya, pemkab sengaja menyediakan fasilitas untuk berkembangnya pekat. Bila malam, THK itu sering dijadikan mangkal para waria dan para pemabuk. Jika yang terjadi kondisi seperti itu, seharusnya bukan pemkab yang disalahkan. Pasalnya, perkembangan sebuah kota memang menuntut pemkab menyediakan fasilitas ruang publik bagi warganya. Dia meminta kelompok-kelompok yang menyalahgunakannya agar menghentikan aktivitasnya. Hal itu sebagai peringatan awal agar diperhatikan. "Jika diabaikan, bila perlu kami yang akan memimpin operasi itu sendiri." (Alman Eko Darmo) |