| Senin, 12 Februari 2007 | INTERNASIONAL |
80 Mobil Tabrakan Karambol di China
BEIJING - Lebih dari 80 mobil tabrakan beruntun di Provinsi Jiangxi, China timur, kemarin. Sedikitnya 10 orang tewas. Tabrakan karambol itu terjadi saat kabut tebal menyelimuti wilayah Jiangxi. Kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan panjang di jalan bebas hambatan yang menghubungkan Kota Nanchang dan Zhangshu. Ribuan mobil terjebak dalam kemacetan. Polisi menyatakan sedang menginvestigasi penyebab kecelakaan tersebut. Dinas perhubungan provinsi setempat langsung mengerahkan tenaga keamanan untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut. Sejak 3 Februari lalu, kecelakaan lalu lintas di China telah menelan 30 korban jiwa. Arus lalu lintas di China saat ini mencapai puncaknya karena orang-orang cenderung melakukan perjalanan menjelang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada 18 Februari. Tahun lalu, 89.000 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di China. Angka itu sama dengan 245 orang mati setiap harinya di jalanan China. Salju Tebal Dari New York dilaporkan bahwa salju tebal telah menggangu arus lalu lintas di negara bagian itu. Badan Cuaca Nasional menyatakan, ketebalan salju di daerah Parish mencapai 2,5 meter akibat hujan salju yang turun terus menerus selama tujuh hari. Diperkirakan, ketebalan salju bakal bertambah sekitar 60 sampai 120 sentimeter pada Senin ini karena cuaca tidak menunjukkan tanda-tanda cerah. Departemen Transportasi New York menyatakan telah mengerahkan ratusan pekerja untuk membersihkan salju dari jalan. ''Tiga minggu lalu, rumput hijau masih menghiasi halaman. Kini semua itu hilang. Cuaca buruk itu datang terlalu cepat. Ini sungguh tidak normal,'' kata Wali Kota Parish Leon Heagle. Celakanya, butiran-butiran salju terus saja turun bagai dicurahkan dari langit. Badan cuaca menyatakan, badai beberapa hari lalu makin memperburuk situasi. Sejumlah mobil pemecah dan pembersih salju mogok di Syracuse. ''Kita tidak dapat berbuat apa-apa,'' kata Dan Hojnacki (23) dari daerah Syracuse. ''Saya tidak bisa keluar rumah sampai hari ini. Padahal saya telah biasa mengendarai mobil pembersih salju sejak 10 tahun lalu.'' Beberapa mobil di Syracuse terkubur salju. Hanya bagian atap dan antena radio yang terlihat dari mobil-mobil itu. Sejumlah pekerja berusaha membersihkan salju di sekitar mobil-mobil itu. Selain Syracuse dan Parish, daerah-daerah yang terkubur salju tebal meliputi Orwell, Lewis, dan Redfield. ''Inilah yang kita butuhkan sekarang,'' kata Mike Avery, seraya mengambil menunjukkan alat pemecah salju dari truknya. ''Hari-hari akan menjadi sangat membosankan.''(rtr-ben-25) |