logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 12 Februari 2007 BANYUMAS
Line

TKW Asal Sokaraja Disiksa Majikan

BANYUMAS-Ari Utari (20) TKW asal Sokaraja Lor, Sokaraja yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) di Malaysia, Kamis (8/2) pulang dalam keadaan sakit. TKW itu diduga merupakan korban penyiksaan majikannya.

Ari yang badannya berubah jadi kurus, oleh orang tuanya, Taswin (52) Sabtu (10/2), dibawa ke Puskesmas Sokaraja I. Benjolan di kepalanya masih terlihat, memar di wajah dan tangannya, serta jari kaki menghitam dan perutnya keras dan bila dipegang terasa sakit.

Kepala Puskesmas Sokaraja I dokter Sishariyanto mengatakan Ari kini telah menjalani pemeriksaan. Bila sakitnya serius, yang bersangkutan akan di rujuk ke rumah sakit.

Korban menuturkan, luka-luka serta rasa sakit yang dideritanya itu akibat disiksa oleh majikannya di Malaysia.

''Setiap hari saya dipukul kayu. Majikan saya sangat kejam. Hanya terlambat lima menit atau keliru sedikit, kepala dan badan saya langsung dipukul dengan kayu. Kemudian ditendang hingga jatuh ke lantai,'' tutur dia lirih.

Turyati, ibu kandungnya, menceritakan, anaknya berangkat ke Malaysia pada 24 September 2006. Korban direkrut seorang calo asal Desa Kedondong, Sokaraja. Perusahaan yang memberangkatkan ke Malaysia sebagai PRT adalah PT Megah Utama Kriya Nugraha perwakilan Purbalingga.

Ari mengungkapkan, selama di Negeri Jiran bekerja sebagai PRT di Johor Baru. Tapi ia lupa nama majikannya. Pada dua bulan pertama tidak ada masalah. Memasuki bulan ketiga, tiada hari tanpa disiksa oleh majikan.

''Pada hari Rabu (7/2), majikan perempuan memulangkan saya. Saya dibekali tiket dan uang Rp 300.000 plus 10 ringgit Malaysia. Sesuai perjanjian, saya mendapat gaji 450 ringgit/bulan,'' tuturnya.

Dia dipulangkan dari Johor naik kapal feri ke Batam. Sesampai di Batam, secara kebetulan Ari bertemu dengan Rohadi, asal Buntu, Kemranjen, Banyumas.

Kepala Disnakertrans Banyumas Suyatno mengatakan dari hasil pengecekan kepada korban, yang bersangkutan berangkat lewat Purbalingga. PJTKI yang merekrutnya juga ada di Purbalingga. PJTKI tersebut tidak terdaftar di Disnakertrans Banyumas..(G23-55)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA