logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 10 Februari 2007 OLAHRAGA
Line

Dijamu Arema, Persegi Optimistis

MALANG- Persegi Bali FC optimistis bisa mempermalukan tuan rumah Arema di depan para pendukungnya yang tergabung dalam Aremania. Laga yang merupakan salah satu pertandingan perdana Liga Indonesia 2007 itu akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, sore ini.

Kesebelasan asuhan I Made Sonny Kawiarda mengusung kepercayaan diri tinggi berbekal kemenangan atas lawan yang sama dalam uji coba di Stadion Dipta Gianyar, medio Desember lalu. Saat itu, pasukan Miroslav Janu tengah menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali.

Pelatih Sonny Kawiarda menyatakan telah membekali para pemainnya dengan suntikan teknik dan motivasi. Dia bahkan berani sesumbar, "Persegi-lah yang akan memecahkan mitos Arema tak terkalahkan di Stadion Kanjuruhan"

Kemenangan pada partai persahabatan lalu disebutnya sebagai modal bagus bagi anak-anak asuhannya. Tak heran jika dia percaya diri meski mengaku atmosfer pertandingan kali ini lain.

Kualitas Materi

Namun, dia juga tak mengelak saat disinggung kekuatan Arema kali ini berbeda dibanding yang dihadapi I Komang Adnyana dkk di Gianyar. Pasalnya, tim berjuluk Singo Edan itu sekarang telah diperkuat sederet pemain bintang , yakni Ponaryo Astaman, Ortizan Solossa, Elie Aiboy, dan Hendro Kartiko.

Kehadiran para pemain itu disebutnya menjadikan ''Singo Edan'' semakin solid. Dia juga tak lupa mengingatkan para pemainnya untuk mewaspadai keunggulan kualitas materi Arema. Tetapi, dia menilai pola 4-4-2 yang dipergunakan Janu dan menjadi ciri permainan Ponaryo dkk masih memiliki sejumlah kelemahan.

"Kelemahan itulah yang akan kami manfaatkan untuk memenuhi target mencuri poin di Malang. Apalagi Persegi sudah mampu mengalahkan mereka. Secara umum kami mengetahui kekuatan dan kelemahan strategi Janu," tegas Sonny.

Dalam turnya ke Malang, Persegi membawa 20 dari 23 pemain yang didaftarkan ke Badan Liga Indonesia (BLI). Mereka terdiri atas penjaga gawang Johan Charles dan Adi Nugroho. Di lini belakang, ada Fernando Andrade, I Gede Astawa, I Nyoman Agustina, Nobert, Wawan T, Sarbini, Nurcahyo dan Adi Wirahadi. Sedangkan di lini tengah dan depan terdapat nama I Wayan Sukadana, Dodok A Zuwanto, Haryanto, Marcus Vinicus, Darma Putra, IG Bayu Yusa, Didier Beliby, Marco Etogo, Wayan Kartadnya, dan Komang Adnyana. (jo-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA