| Sabtu, 10 Februari 2007 | MURIA |
Warga Dua Desa Shalat Minta HujanPATI - Usai shalat jumat kemarin, ratusan warga Sokopuluhan dan Kepohkencono, Kecamatan Pucakwangi, Pati, melakukan shalat istiqo (minta hujan). Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Kabupaten Pati Ir Pudjo Winarno yang diundang para petani untuk ikut shalat tersebut menginformasikan, di wilayah kecamatan itu sampai saat ini hujan masih sulit turun. Padahal, banyak tanaman padi hasil tanam sistem sawur tinggal yang terancam gagal panen karena kekurangan air. Namun pihaknya belum memperoleh laporan berapa luas areal tanaman padi yang sudah puso. Dari hasil pengamatan di lapangan, sebagian besar areal tanaman padi di lahan tadah hujan tersebut terancam gagal panen. ''Karena itu, kami perlukan datang ke lokasi untuk memberikan dukungan moral,'' ujarnya. Di Areal Sawah Pelaksanaan shalat yang waktunya bersamaan itu, lanjutnya, untuk Kepohkencono berlangsung di tengah areal persawahan yang masih kering. Untuk Sokopuluhan di lapangan desa setempat. Upaya yang sama, Sabtu (10/2), juga akan dilakukan para petani di Desa Karangrejo di wilayah kecamatan itu. Dampak dari cuaca tidak menentu, tanaman padi di areal tadah hujan yang sudah dilaporkan mengalami puso seluas 60 hektare. Ancaman kekeringan terparah, selain Pucakwangi juga terjadi di Kecamatan Winong. Di wilayah kecamatan lain seperti Tambakromo, Gabus, Jaken, Jakenan, Kayen, dan Sukolilo, masih bisa tertolong. ''Sebab, hujan sudah turun beberapa kali di wilayah kecamatan tersebut.'' (ad-70) |