logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 10 Februari 2007 MURIA
Line

Pemkab Pati Kehabisan Dana

PATI-Untuk menanggulangi ledakan serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Pati sejak Januari hingga pertengahan bulan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) kehabisan dana.

Sebab, kata Kasubdin Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (P2MPLP) DKK dokter H Edy Sulistiyono, banyak warga yang minta dilakukan fogging (pengasapan).

Padahal, upaya itu tidak efektif, tapi biayanya mahal. Sebab, untuk satu fokus fogging membutuhkan biaya Rp 2 juta.

Sampai saat ini upaya tersebut sudah dilakukan sebanyak 80 fokus, sehingga biaya yang dikeluarkan mencapai 160 juta. Untuk tahun anggaran 2007, pihaknya hanya mengalokasikan biaya fogging 100 fokus. ''Dengan demikian, alokasi dana yang tersedia hanya Rp 200 juta,''ujarnya.

Akan tetapi, lanjutnya, belum genap dua bulan persediaan anggaran untuk itu sudah menipis. Dalam kondisi tersebut, pihaknya diminta mengajukan tambahan biaya.

Dikatakan DBD bisa ditangkal dan dicegah secara maksimal bila kesadaran masyarakat untuk hidup sehat benar-benar terpenuhi. Artinya, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) mutlak dilakukan oleh setiap warga. (ad-52)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA