| Sabtu, 10 Februari 2007 | SEMARANG |
Suara MasyarakatJohn Manoppo SH (wawali)''Saya akan melaksanakan cita-cita Pak Totok yang telah menjadi komitmen kami sebagai pasangan Wali Kota dan Wawali. Yakni sesuai dengan visi dan misi serta janji yang telah kami sampaikan saat dilantik menjadi Kepala Daerah untuk kedua kali. Meski tanggung jawab itu berat karena hanya saya yang lakukan, tetapi karena tugas kami adalah amanah maka saya pun akan menjalankan sebaik-baiknya.'' (H2-16) Drs KH Tamam Qaolany (Ketua MUI Salatiga) ''Sudah banyak hasil pembangunan yang telah diwujudkan Wali Kota H Totok Mintarto meski ada kekurangan. Tetapi kekurangan itu wajar karena sebagai manusia kita tidak sempurna. Pak Totok sebagai seorang yang gigih membangun Kota Salatiga dengan gayanya yang pelan tapi pasti. Saya merasa kehilangan seorang sosok yang pernah dekat dengan warga itu.'' (H2-16) H Bambang Soetopo SE (Pengusaha Salatiga) ''Saya mengenal H Totok Mintarto selama masih remaja di Salatiga ketika sekolah di SMP dan SMA, bahkan ketika sama-sama berkarier sebagai pengusaha walau saya di Salatiga dan almarhum di Jakarta. Saya yakin dia sebagai orang baik kepada siapa saja dan memiliki kepekaan sosial yang sangat tinggi sehingga patut dicontoh. Namun saking baiknya Pak Totok itu, telah dimanfaatkan oleh beberapa orang yang tidak profesional di sekelilingnya. Baiknya Pak Totok itu pula, membuat dirinya tidak sampai hati menindak orang yang salah.'' (H2-16) Hendy Surya Laksana (Ajudan Wali Kota) ''Sebagai ajudan saya hampir mengetahui kehidupan sehari-hari Bapak (Pak Totok-Red) sebagai orang yang concern dalam memimpin pemerintahan. Tidak pernah memiliki pikiran negatif kepada siapa saja dan memiliki rasa ngajeni kepada bawahan seperti saya ini. Karena tidak pernah membeda-bedakan sebagai bawahan atau atasan.'' (H2-16) H Fauzi M Arkhan SAg MAg (Ustadz) ''Pernah menelepon saya pada malam hari dan mengajak shalat tahajjud meski jarak saya dan Pak Totok jauh, yakni di rumah masing-masing. Kesadaran menjalankan ibadah tetap dilaksanakan meski dirawat di rumah sakit. Sakitnya yang parah tidak pernah diperlihatkan orang lain, tetapi justru masih bercanda kepada siapa saja.'' (H2-16) Sutrisno Supriyantoro SE (Ketua DPRD) ''Saya merasa kehilangan Wali Kota H Totok Mintarto sebagai partner yang bisa diajak kerja sama dalam melakukan pembangunan di Kota Salatiga. Upaya yang telah dilakukan Pak Totok dalam membangun Salatiga tidak ternilai sehingga patut mendapat anugerah tersendiri. Semoga amal perbuatan baik yang telah dilakukan selama ini bagi Salatiga mendapat ridha dari Allah SWT.'' (H2-16) |