logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 10 Februari 2007 SEMARANG
Line

Pengendara Waswas Angin Kencang

SEMARANG- Bila musim panas, pohon besar di pinggir jalan menjadi penyejuk, namun pada musim hujan seperti sekarang ini justru membuat sejumlah pengguna jalan merasa waswas. Hal itu setelah terjadi angin puting beliung di Kota Atlas, Selasa (6/2).

Seperti diberitakan, angin kencang yang bertiup di tiga lokasi berbeda, menumbangkan tiga pohon Angsana, menimpa dua tiang telepon dan memutuskan kabel jaringannya. Pohon tersebut tumbang di jalan sehingga menyebabkan arus lalu lintas terganggu.

''Beruntung, pohon yang tumbang itu tidak menimpa mobil atau sepeda motor di jalan. Saya selamat karena hanya berjarak 100 meter dari pohon tumbang tersebut,'' ujar Sudirman (39) warga Jl Sriwijaya mengomentari tumbangnya pohon Angsana di Jl Dr Kariadi, beberapa waktu lalu.

Hal senada dikatakan Hariadi (45), warga Banyumanik. Dia panik saat melintas di Jl Kedungjati. Saat itu, cuaca mendung meski baru saja hujan gerimis. Namun tiba-tiba angin kencang datang. ''Saya mendengar suara praaak... Satu pohon Angsana roboh akibat diterjang angin kencang. Pohon itu jatuh di jalan, dan arus lalu-lintas menjadi tersendat,'' kata dia.

Penebangan

Kapolresta Semarang Selatan, AKBP Drs Abdul Hafidh Yuhas melalui Kasatlantas AKP Sutarno mengimbau kepada instansi terkait seperti Dinas Pertamanan dan Pemakaman untuk melakukan penebangan pohon. Terutama pohon yang berumur tua atau yang kondisinya sudah miring.

''Pohon seperti itu harus segera ditebang karena membahayakan pengguna jalan. Apalagi sekarang ini sering hujan disertai angin kencang,'' terang AKP Sutarno didampingi Kanitlaka Iptu Subadi, kemarin.

Dari pantauannya, di wilayah hukumnya banyak pohon besar tumbuh di pinggir jalan. Di sisi lain, arus lalu lintas cukup ramai. Apalagi pada jam-jam sibuk mulai pagi dan siang hari. (D12,H21-56)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA