| Sabtu, 10 Februari 2007 | KEDU & DIY |
Samsi Raih Motor PLNWONOSOBO - Samsi Karyanto (60), warga Dusun Kliwonan, Desa Pacekelan, Kecamatan Sapuran Wonosobo, berbinar bahagia. Ia tidak menduga, kebiasaan membayar rekening listrik pada awal bulan, menyebabkan dirinya terpilih dan beruntung meraih hadiah sebuah sepeda motor bebek Honda Supra Fit. Dengan didampingi istri, Samsi menerima sepeda motor tersebut dalam suatu upacara di pendopo Kecamatan Sapuran. Penyerahan hadiah terhadap pelanggan PLN tersebut dilakukan Camat Sapuran Drs Sumantoro, kemarin. Acara penyerahan hadiah dihadiri Kepala PLN Wonosobo Nur Budianto, anggota Muspika Sapuran dan para kepala desa serta warga masyarakat. Nur Budianto mengatakan, penerima hadiah dari PLN tidak dikenai pajak. Karena hal itu sepenuhnya ditanggung oleh PLN. Namun untuk balik nama kendaraan, ditanggung oleh penerima hadiah. Pemberian hadiah itu dimaksudkan sebagai tanda terima kasih PLN pada pelanggan yang membayar rekening tepat waktu, khususnya yang membayar sebelum tanggal 10 tiap bulannya. Hadiah yang diserahkan kepada pemenang periode III, yaitu antara Oktober-Desember 2006. Pada kesempatan itu, Nur Budianto mengungkapkan bahwa tingkat pencurian listrik terbesar justru di Wonosobo. Dalam hal ini, listrik yang hilang mencapai 16,6 persen. Padahal toleransi kehilangan listrik tidak boleh lebih dari 8-9 persen. Untuk itu, pihaknya akan berusaha menekan kehilangan listrik, sampai dengan 10, 6 persen. Pajak Penerangan Sehubungan dengan penjelasan tersebut, sejumlah kepala desa mempertanyakan tentang banyak hal, antara lain soal sembilan persen pajak penerangan jalan umum, daya yang sering turun, pemasangan sambungan listrik baru, dan pelayanan gangguan. Menanggapi hal tersebut, Nur mengatakan bahwa masyarakat yang memerlukan informasi dan pelayanan supaya datang atau mengurus langsung ke PLN. Adapun desa-desa yang mengharap adanya penerangan jalan umum, supaya mengajukan permohonan kepada Bupati dan instansi terkait, yaitu PU ataupun BPKD. "Masyarakat jangan nyantol listrik sendiri". Menurut dia, permintaan masyarakat untuk bisa memperoleh sambungan listrik di Wonosobo, cukup tinggi. Sampai saat ini, daftar tunggu yang tercatat di PLN mencapai 1.689 calon pelanggan. Padahal, yang disetujui, karena keterbatasan listrik, saat ini hanya sekitar 90-an calon pelanggan. (P55-24) |