logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 10 Februari 2007 INTERNASIONAL
Line

Serangan Udara Amerika Tewaskan 8 Tentara Kurdi

BAGDAD - Serangan udara Amerika Serikat menghancurkan posisi Kurdi di Irak utara. Serangan itu menewaskan paling tidak delapan tentara Kurdi dan melukai enam lainnya, kata pejabat Irak, kemarin. Militer AS menyatakan tengah menyelidiki laporan itu.

Menurut pejabat Uni Patriotik Kurdistan (PUK), serangan itu menghantam Mosul pada Kamis tengah malam. PUK dipimpin Presiden Irak Jalal Talabani, pendukung kuat upaya-upaya Amerika di Bagdad.

Syekh Kabir Goran, ketua cabang partai itu di Mosul, menjelaskan pesawat tempur AS menghancurkan pos penjagaan yang melindungi cabang PUK di Mosul timur, sekitar 225 mil baratlaut Bagdad. Menurutnya, delapan tentara Kurdi tewas dan enam lainnya terluka dalam serangan itu.

Goran mengidentifikasi korban tewas sebagai peshmerga, anggota milisi Kurdi yang memerangi rezim Saddam Hussein selama beberapa dasa warsa. Banyak pengikut peshmerga bergabung dengan militer Irak sejak invasi pimpinan AS.

Mayjen Wathiq Mohammed Abdul-Qadir, kepala polisi provinsi itu, membenarkan serangan udara itu dan jumlah korban tewas.

Goran menyatakan pasukan Amerika mendatangi pos itu setelah serangan dan memberi perawatan kepada korban luka sebelum mengembalikan mereka ke kantor cabang PUK. Menurutnya, pasukan Amerika berjanji kembali lagi untuk menjelaskan apa yang terjadi.

Letkol Christopher Garver, juru bicara militer AS di Bagdad, mengatakan laporan itu tengah diselidiki.

Anggota parlemen penting Kurdi, Mahmpoud Othman - bukan anggota PUK namun punya hubungan kuat dengan kelompok itu - mengungkapkan kemarahannya atas serangan tersebut. "Ini bukan tanda baik bagi rencana keamanan baru karena mereka (pasukan AS) mulai menyerang orang yang mendukungnya."

Serangan udara AS lainnya menewaskan tersangka teroris dan menghancurkan bangunan di selatan Bagdad, kata militer Amerika, kemarin. Serangan itu terjadi Kamis malam di Arab Jabour, daerah di pinggiran selatan Bagdad yang mayoritas penduduknya muslim suni.

Tentara Amerika diserang musuh selama operasi untuk memburu teroris Al-Qaedah dan fasilitator pejuang asing di Irak, jelas militer AS dalam pernyataan.(ap-niek-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA