| Sabtu, 10 Februari 2007 | BANYUMAS |
Uang Kiriman TKI Rp 233 MiliarCILACAP - Jumlah uang kiriman (remitence) para TKI Cilacap yang bekerja di luar negeri selama 2006 mencapai Rp 233.426.733.614. Jumlah tersebut lebih banyak dari remitence tahun 2005 yang "hanya" Rp 177.268.652.103. "Kenaikan ini tampaknya terkait erat dengan bertambahnya jumlah TKI Cilacap yang bekerja di luar negeri pada 2006," kata Plt Kepala Disnakertrans Cilacap Pri Leo Triasto kepada Suara Merdeka. Pri Leo mengatakan, pada 2005, jumlah TKI Cilacap yang bekerja di luar negeri 81.348 orang, pada 2006 mencapai 93.426 orang atau naik 12.289 orang dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, TKI yang berangkat pada 2006 adalah 14.183 orang. Negara yang paling banyak dijadikan tujuan TKI Cilacap pada tahun tersebut Malaysia (7.202 orang), Singapura (4.224 orang), Hongkong (1.430 orang), dan sisanya tersebar di berbagai negara. "Malaysia memang masih menjadi tujuan favorit. Mungkin karena pertimbangan bahasa dan budaya yang masih mirip dengan Indonesia banyak TKI yang memilih bekerja di sana." Lebih lanjut dikatakan, dari 14.183 TKI yang berangkat pada 2006, 12.405 adalah wanita, sedangkan 1.778 pria. Dari jumlah keberangkatan baru, keberangkatan TKI tahun 2006 juga lebih banyak dari tahun 2005. Sebab, pada 2005 jumlah TKI Cilacap yang berangkat hanya 8.448 orang. Pri Leo juga mengatakan, ratusan miliar rupiah remitence yang dikirimkan para TKI Cilacap merupakan devisa yang tidak kecil jumlahnya. Meski jumlah remitence sangat menggembirakan, Pemkab saat ini masih menyimpan obsesi lain dari para TKI yang berangkat ke luar negeri. Salah satunya, Pemkab sangat berharap semakin banyak TKI yang bekerja di lingkungan formal daripada bidang nonformal. Sebab, sampai sekarang 80 % TKI Cilacap bekerja di bidang nonformal, seperti pembantu rumah tangga. (G21-71) |