logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 05 Februari 2007 SEMARANG
Line

Pemilik Lahan Izinkan Tanahnya Dibeli Pedagang

  • Investor Siap Membangun Pasar

SALATIGA- Keinginan pedagang Pasar Argosari yang sebagian besar merupakan pindahan dari eks Pasar Kembangsari Lama untuk memiliki pasar permanen di wilayah Salatiga, akan segera terwujud.

Hal itu setelah pemilik lahan kosong di Nobowetan, Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, H Sakroni dari Kudus memberikan lampu hijau untuk pembelian tanahnya.

Luas Lahan di pinggir jalan raya Semarang-Solo tersebut sekitar 1,6 hektare dan diperkirakan cukup untuk menampung pedagang.

Menurut seorang penasihat Paguyuban Pedagang Pasar Argosari (P3A) Syamsudin Abdul Fatah, H Sakroni telah menghubungi dan menyatakan tidak keberatan lahannya dibeli pedagang.

"Setelah kami menghadap beliau di Kudus minggu lalu, H Sakroni bersama keluarga telah berembuk. Belum lama ini saya telah dihubungi yang intinya tidak keberatan lahannya dibeli," katanya, kemarin.

Syamsudin mengaku senang mendapat jawaban positif dari pemilik lahan tersebut. Setelah P3A mengadakan musyawarah, beberapa perwakilan akan menemui keluarga H Sakroni. Dia menjelaskan, Rabu (7/2) mendatang, perwakilan pengurus bersama calon investor akan meluncur ke Kudus.

Harga Tanah

Menurut Syamsudin, pertemuan itu nantinya akan membahas harga tanah yang kini masih ditumbuhi berbagai tanaman. Salah satunya penggantian tanaman yang saat ini masih dikelola warga setempat.

"Calon investor yang telah siap membeli lahan dan membangun pasar apabila harganya disepakati adalah PT Adi Cipta dari Kabupaten Semarang," tuturnya.

Menurut dia, peran investor dalam rencana pembangunan pasar permanen mutlak diperlukan. Hal itu dikarenakan P3A baru terbentuk sekitar satu bulan, sehingga belum memiliki dana.

Apalagi, pembangunan pasar bukanlah perkara kecil, karena untuk pembelian lahan memerlukan dana miliaran rupiah. "Belum lagi soal pembangunannya, dipastikan memerlukan dana tidak sedikit. Kami bersyukur ada calon investor yang telah siap membangun pasar permanen," tandasnya.

Seperti diberitakan, para pedagang di Argosari sangat menginginkan dibangunnya pasar permanen di wilayah Noborejo.

Oleh paguyuban, hal itu direspons dengan berangkatnya lima pengurus ke Kudus, Rabu (31/1), untuk menemui H Sakroni, pemilik lahan kosong.

Sebelumnya, beberapa investor baik dari Salatiga maupun luar kota telah menyatakan kesediaan membangun pasar. Hingga akhirnya pengurus memilih PT Adi Cipta dari Kabupaten Semarang sebagai calon investor. (H23-37)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA