logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 05 Februari 2007 KEDU & DIY
Line

Perilaku Perempuan Patut Dipertanyakan

YOGYAKARTA-Menurut guru besar Fakultas Ilmu Budaya UGM, Prof Dr Bakdi Soemanto, tindakan atau perilaku sementara perempuan yang akhir-akhir ini tampak, sudah kebablasen, terutama yang disajikan lewat sinetron. Sehingga perilakunya patut dipertanyakan.

Karena yang digunakan sampel adalah tokoh-tokoh sinetron, yang jelas itu hanya tokoh-tokoh rekaan atau fictional. Akan tetapi tokoh yang hanya rekaan bila terus menerus muncul di layar kaca, kelak akan menjadi semacam model yang ikut membentuk watak zaman.

''Bahkan akan membentuk apa yang disebut mind set yakni semacam pola pikir atau stereo typical,'' ujarnya ketika tampil sebagai pembicara pada diskusi bertajuk Peran Perempuan yang Kebablasen dari Perspektif Budaya, di Pusat Studi Wanita UGM,baru-baru ini.

Menurut Prof Bakdi, gambaran tentang perempuan melotot dengan suara tinggi dan menunjukkan ambisi ingin mengeremus jagat, yang baru muncul akhir-akhir ini lewat sinetron, bukan sekadar ndilalah

Kecenderungan langkah-langkah yang kebablasen seperti gambaran tokoh-tokoh sinetron itu, karena orientasi gerakan perempuan lebih memandang ideologi sebagai panglimanya.

Itulah yang menjadikan kelembutan, keibuan, care, sifat-sifat bumi para perempuan dan yang semacan itu dilupakan atau malah sengaja ditinggalkan. (P12-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA