| Senin, 05 Februari 2007 | KEDU & DIY |
Dinas Kesehatan Upayakan Penambahan Dokter PuskesmasYOGYAKARTA-Puskesmas di Kota Yogyakarta masih kekurangan tenaga dokter. Kini kota pendidikan itu hanya memiliki 45 tenaga dokter yang tersebar di 18 Puskesmas. Kepala Dinas Kesehatan, Choirul Anwar mengatakan, idealnya jumlah dokter untuk memberdayakan puskesmas minimal 63 orang. Untuk itu tahun ini pihaknya akan mengupayakan penambahan tenaga dokter. Menurutnya program perekrutan sudah disiapkan dan tinggal menunggu persetujuan DPRD, karena terkait anggaran operasional. ''Kami akan menambah 18 dokter untuk di tempatkan di puskesmas. Nantinya setiap puskesmas akan kita tambah satu tenaga dokter lagi,''katanya. Tujuan penambahan itu, kata dia, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat. Sebab, tingkat kunjungan di puskesmas dalam satu hari tergolong tinggi, mencapai 40-100 pasien. Untuk meningkatkan mutu pelayanan, pihaknya mengonsep pemisahan antara pasien infeksius (pasien sakit) dan noninfeksius (pasien tidak sakit). ''Pasien sakit dan yang tak sakit akan kita pisahkan. Sebab yang datang ke puskesmas bukan hanya pasien sakit, tetapi juga pasien tak sakit seperti pemeriksaan ibu hamil, konsultasi gizi, atau hanya sekadar konsultasi kesehatan,''katanya. Menurutnya, dari 18 Puskesmas hanya ada dua yang memenuhi standar internasional (ISO), puskesmas Umbulharjo II dan Puskesmas Mantrijeron. (H33-39) |