| Senin, 05 Februari 2007 | BUDAYA |
Slamet Rahardjo Tidak Pernah PuasJAKARTA-Aktor senior Slamet Rahardjo tidak pernah merasa puas dengan perannya dalam film, termasuk remake Badai Pasti Berlalu akan dirilis pada pertengahan bulan ini. "Kalau saya puas, saya tidak akan berada di sini. Saya sudah tidur di rumah," katanya ketika ditemui seusai jumpa pers di Hard Rock Cafe Jakarta, baru-baru ini. "Saya selalu bilang film saya jelek setelah bikin film. Film selanjutnya yang baik," tutur Ketua Yayasan Teater Populer itu. Dalam film yang disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja itu, Slamet berperan sebagai ayah Siska (Raihaanun) dan sempat menjadi peran antagonis ketika ia memaksa anaknya tersebut untuk menikahi Helmy yang tidak dicintai Siska. Ikut terlibat dalam film asli serta versi remake Badai Pasti Berlalu, membuat Slamet menjadi panutan bagi para bintang muda yang rata-rata belum lahir ketika film pertamanya dibuat pada 1977. Slamet tidak ingin kedua film tersebut dibanding-bandingkan sehingga ia terus menerus mengingatkan bahwa setiap sutradara mempunyai gaya masing-masing. "Biarkan yang itu (film pertama-Red) dengan formatnya dan biarkan yang ini dengan formatnya sendiri. Teguh Karya adalah Teguh Karya dan Teddy adalah Teddy. Akan lebih baik jika tidak dibanding-bandingkan," katanya. (kl-45) |