logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Januari 2007 OLAHRAGA
Line

Piala Asia

Maradona Akan Saksikan Partai Final di Jakarta

JAKARTA- Megabintang sepak bola dunia, Diego Armando Maradona, bulan Mei dipastikan akan datang ke Indonesia. Kehadiran Maradona berkaitan dengan penyelenggaraan putaran final Piala Asia yang berlangsung di empat negara, Indonesia, Vietnam, Malaysia, dan Thailand, pada 2-29 Juli mendatang.

Di samping Indonesia, legenda klub Napoli itu juga akan datang ke Kuala Lumpur (Malaysia), Hanoi (Vietnam), dan Bangkok (Thailand).

"Kehadiran Maradona dimaksudkan untuk lebih menggelorakan putaran final Piala Asia. Kedatangannya akan makin meningkatkan apresiasi masyarakat, khususnya pecinta sepak bola, terhadap putaran final Piala Asia," kata Dali Tahir, Ketua Bidang Luar Negeri PSSI yang juga anggota panitia penyelenggara Piala Asia dari AFC (Konfederasi Sepak bola Asia).

Dali Tahir belum mengetahui persis jadwal kedatangan mantan pemain paling kesohor di muka bumi itu. Yang jelas, katanya, Maradona akan datang dengan belasan mantan-mantan pemain terkemuka dunia lainnya yang pernah memperkuat timnas Argentina.

"Maradona dan teman-temannya akan memopulerkan sepak bola dengan sistem tujuh pemain (seven on seven)," kata Dali Tahir

Keberadaan Maradona dkk di Jakarta, kata Dali, didukung sepenuhnya oleh Kedutaan Argentina di Jakarta. "Jadi untuk masing-masing negara tuan rumah Piala Asia itu, kedatangan mereka dikoordinasikan dengan kedutaan Argentina setempat," jelasnya.

Dali Tahir menambahkan bahwa kedatangan eks pemain Boca Juniors dan Napoli itu ke Jakarta akan disinergikan dengan rencana Gubernur DKI Jaya Sutiyoso yang berniat menyelenggarakan sepak bola jalanan (football on the street) untuk memeriahkan putaran final Piala Asia di Jakarta.

"Jadi kita juga ada rencana untuk mempertemukan Maradona dengan Bang Yos," jelas Dali.

Di samping berencana mempertemukan Maradona dkk dengan Sutiyoso, Dali Tahir juga berininsatif untuk menghadapkan mantan kapten timnas Argentina itu ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Bagaimana pun Maradona pernah menjadi ikon sepak bola dunia," tegasnya. (wgm-40)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA