| Jumat, 26 Januari 2007 | OLAHRAGA |
Super Series Korea TerbukaIndonesia Sisakan Sony dan Markis/HendraSEOUL - Dari sekian banyak pemain yang ambil bagian dalam turnamen Korea Terbuka, Indonesia tinggal menyisakan tunggal putra Sony Dwi Kuncoro dan ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan di perempat final. Sony membukukan kemenangan rubber-set 17-21, 21-18, 21-18 atas pebulutangkis peringkat 20 Lee Tsuen Seng dari Malaysia untuk memperoleh tempat di perempat final. Pada babak delapan besar, pemain peringkat 44 dunia -- yang harus melalui babak kualifikasi itu -- bertemu pemain Malaysia Muhd Hafiz Hashim. Pasangan Markis/Hendra melaju ke perempat final setelah menang 21-17, 21-15 atas Simon Mollyhus/Anders Kristiansen dari Denmark. Mereka selanjutnya melawan pasangan tuan rumah Jung Jae-sung/Lee Yong-dae. Kegagalan sebagian besar pemain Pelatnas digenapi oleh kekalahan yang dialami oleh runner-up Malaysia Terbuka, Greysia Polii/Vita Marissa yang bertanding terakhir pada putaran kedua, Kamis malam. Menurut situs penyelenggara, dalam pertandingan yang digelar di Olympic 2nd Gymnasium, Seoul, Korea itu, Greysia/Vita tidak mampu bertahan dari adangan pasangan Jepang Aki Akao/Tomomi Matsuda. Mereka kalah 21-19, 11-21 10-21. Pasangan lainnya Rani Mundiasti/Endang Nursugianti juga tersingkir di putaran kedua. Satu-satunya tunggal putri Maria Kristin bahkan sudah angkat koper sejak putaran pertama. Sektor ganda campuran pun tidak menyisakan pemain pada babak delapan besar kejuaraan berhadiah 300.000 dolar AS itu. Tiga pasangan yang dipimpin oleh peringkat satu dunia Nova Widianto/Lilyana Natsir tidak mampu bertahan. Bersama Nova/Lilyana dan juara Jepang Terbuka Flandy Limpele/Vita Marissa yang sudah tumbang lebih dulu, pasangan Muh Rizal/Greysia Polii tidak mampu mengimbangi permainan juara Eropa Kamilla Rytter Juhl/Thomas Laybourn, sehingga kalah 21-17, 22-24, 11-21 pada babak 16 besar. Ganda putra Joko Riyadi/Hendra A Gunawan juga tersingkir di putaran kedua setelah menyerah pada unggulan pertama Fu Haifeng/Cai Yun dari China 19-21, 13-21. (ant-28) |