logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 26 Januari 2007 KEDU & DIY
Line

Rawan Dadal, Tanggul Kali Karanganyar

  • 120 Keluarga Terancam Banjir

KEBUMEN - Kondisi tanggul Kali Karanganyar di Desa Pekuwon, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, kini mengkhawatirkan. Jika tak segera diperkuat, tanggul yang lebarnya tinggal satu meter itu bisa dadal. Sebab posisi tanggul ada yang menikung tajam.

Yang mengkhawatirkan, terdapat sekitar 120 keluarga atau sekitar 600 jiwa berada di dekat tanggul. ''Jika di daerah pegunungan turun hujan, sungai sering banjir. Kami waswas, tak bisa tidur, saat hujan turun di malam hari,'' ucap Widodo (48), warga RT 02, RW 04, kemarin.

Dia menjelaskan, tahun 1992 lalu, tanggul sungai itu dadal sepanjang 75 meter dan mengakibatkan banjir besar yang melanda beberapa desa.

Sementara itu, bronjong yang diisi batu untuk menguatkan tanggul juga melorot tergerus banjir tahun lalu.

Suparjo (45), pengurus RT 02, RW 04 menuturkan, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah, lewat Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Serayu-Bogowonto di Sempor, agar tanggul tersebut ditinggikan.

Tokoh masyarakat Kecamatan Adimulyo Yudi Susetyo yang tinggal di Desa Meles dan berbatasan dengan Desa Pekuwon juga mengakui kondisi tanggul Kali Karanganyar ada yang rawan dadal. Mengingat, tanggul tersebut hanya diuruk dan ditinggikan, namun pendangkalan sungai tidak pernah dikeruk.

Normalnya, lebar tanggul itu empat meter. Namun tanggul di Desa Pekuwon itu tinggal satu meter. ''Saya mengharap Dinas dan proyek pengairan segera turun tangan sebelum terlambat,'' ujar Yudi. (B3-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA