| Jumat, 26 Januari 2007 | INTERNASIONAL |
Olmert Minta Presiden MundurHERZLIYA - Perdana Menteri Israel Ehud Olmert mendesak Presiden Moshe Katsav mengundurkan diri setelah ia dinyatakan akan dituntut ke pengadilan karena kasus pemerkosaan dan kejahatan-kejahatan seksual lain. ''Dalam keadaan seperti ini tidak ada keraguan di dalam hati saya bahwa presiden tidak bisa melanjutkan tugasnya dan dia harus meninggalkan kepresidenan,'' kata Olmert. Olmert menyampaikan hal itu setelah Katsav mengatakan akan nonaktif untuk sementara waktu. Namun, Katsav menolak seruan-seruan yang menuntut dia mengundurkan diri. ''Saya mengumumkan hari ini kepada Knesset bahwa saya akan berhenti untuk sementara waktu dari jabatan saya,'' kata Katsav kepada wartawan di kediamannya di Yerusalem Rabu lalu. ''Undang-undang tidak mengharuskan saya untuk mengundurkan diri,'' katanya. ''Saya tidak akan menyerah pada pemerasan.'' Setelah penyelidikan selama enam bulan, Jaksa Agung Menahem Mazuz mengatakan akan menuntut presiden Israel yang berusia 61 tahun itu ke pengadilan atas tuduhan-tuduhan yang mencakup pemerkosaan terhadap seorang pegawai wantia ketika Katsav masih menjadi menteri pariwisata, pelecehan seksual, penyalahgunaan kekuasaan, pelanggaran kepercayaan dan penerimaan suap. Tindakan tegas terhadap kepala negara Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya itu dilakukan di tengah gelombang tuduhan korupsi yang diarahkan pada para politikus tingkat tinggi, termasuk pada Olmert.(ant-25) |