SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Rabu, 24 Januari 2007

JAKARTA-Permintaan pelaku pasar atas Surat Utang Negara (SUN) masih tinggi. Dari lelang SUN FR0042, pemerintah menyerap Rp 4,8 triliun. Padahal permintaannya mencapai Rp 19,97 triliun.

SEMARANG-PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM akan memperluas perannya sebagai fasilitator dalam sertifikasi tanah masyarakat di Jateng. Upaya itu dikembangkan untuk peningkatan akses kredit bagi usaha mikro dan kecil ke perbankan dan lembaga keuangan mikro lain. 

JAKARTA-Bank Indonesia (BI) menegaskan tidak akan mengundurkan jadwal pemenuhan modal minimal perbankan sebesar Rp 80 miliar pada akhir 2007. "Merger menjadi isu penting, karena akhir 2007 merupakan batas akhir pemenuhan modal (perbankan) Rp 80 miliar," kata Deputi Gubernur BI, Muliaman D Hadad, di Kantor BI, Jakarta, Selasa.

JAKARTA-Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengeluarkan larangan ekspor pasir, tanah, dan toksoil (lapisan subur) melalui Permendag No. 2/2007. Mari mengatakan larangan itu dilakukan untuk melindungi lingkungan dan ancaman terhadap batas NKRI. "Larangan ini diharapkan dapat menghilangkan tindakan untuk melakukan penggalian liar pasir darat, tanah dan toksoil, khususnya di pulau terluar," di Gedung Depdag kemarin.

SURABAYA-Wakil Bupati Pasuruan, Muzammil Syafi'i menyatakan, setelah munculnya semburan lumpur panas di Kecamatan Porong, Kabupaten Pasuruan, investasi di daerahnya turun hingga Rp 200 miliar.

SEMARANG-Produsen elektronik optimistis pasar elektronik 2007 akan lebih baik dibandingkan 2006. Optimisme itu didukung banyaknya produk baru yang akan diluncurkan, sehingga penetrasi pasar menjadi lebih mudah dan luas. 

SEMARANG-Kepengurusan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Semarang periode 2007-2010 akan dilantik Dr (HC) Ir Burhanudin Abdullah MA, Ketua ISEI Pusat, Jumat (26/1) di Kantor Bank Indonesia.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA