| Rabu, 24 Januari 2007 | SEMARANG |
Dua Balita Ikuti Khitanan MassalKENDAL- Sebanyak 21 anak mengikuti khitanan massal yang dilaksanakan pondok pesantren (ponpes) Roudlotut Tholibin Desa Penanggulan Kecamatan Pegandon, Kendal, Minggu (21/1). Kegiatan yang digelar di aula ponpes asuhan KH Mohammad Mimbar tersebut dilakukan untuk memperingati tahun baru Islam 1428 H. ''Selama ini ada anggapan sebagian masyarakat pada bulan Sura tabu untuk melakukan kegiatan tertentu. Dengan kegiatan ini, kami ingin memberikan penjelasan bahwa anggapan itu tidak benar,'' papar panitia khitanan massal KH Agus Mukson di sela-sela kegiatan. Selain dari sejumlah kecamatan di Kendal, seperti Gemuh, Pegandon, Kaliwungu, dan Cepiring, para peserta khitanan juga berasal dari Pati. Yakni Wildan Nabil Askar (10). Keluarga peserta khitanan berasal dari beragam tingkat ekonomi. ''Peserta khitan tidak dipungut biaya, dan mendapat uang saku serta seragam muslim.'' Balita Usia tertua peserta khitan 13 tahun, sedangkan usia termuda satu tahun dan dua tahun. Yaitu, Ainul Yaqin (1) warga Desa Penanggulan RT 3 RW 1 dan Ragil Zaqi Kurniawan (2) warga RT 9 RW 2 Desa Tamangede Kecamatan Gemuh. Kedua balita itu harus dikhitan lebih dini, lantaran terdapat benjolan di ujung alat vitalnya. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari itu melibatkan lima dokter, dibantu lima paramedis. ''Kegiatan ini akan kami gelar rutin setiap tahun, khususnya guna memperingati tahun baru Islam,'' tutur Mukson. (G15-16) |