| Rabu, 24 Januari 2007 | SEMARANG |
BAS Demak Akreditasi 164 SekolahDEMAK- Badan Akreditasi Sekolah (BAS) Kabupaten Demak telah melakukan akreditasi terhadap 164 sekolah, terdiri atas 50 TK, 106 SD dan 8 SMP. Hal itu terungkap dalam rapat pleno BAS periode 2006/ terakhir, yang sekaligus penetapan, Senin (22/1), di Aula SMKN 1 Demak. Rapat itu, dipimpin Ketua BAS Dr Joko Widodo MPd, didampingi Kasubdin Dikmen Drs H Affan Noor MPd mewakili Kepala Dinas Pendidikan, serta Drs M Abdul Haris. Penetapan hasil akreditasi sekolah itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 04/BASKAB/WS/XII/2006. Dari jumlah 21 anggota pengurus BAS Kabupaten Demak, hanya hadir 17 orang. H Affan Noor menyatakan, mulai 2007 BASkab berganti menjadi Satuan Pelaksana Sekolah Madrasah (Satlak SM). ''Untuk sistem dan komponennya dibandingkan BASkab tetap sama, hanya kewenangannya yang berbeda,'' kata dia. Dia menjelaskan, kewenangan Satlak SM, yakni melakukan visitasi melalui assesor-assesor terhadap sekolah-sekolah dibawah naungan Dinas Pendidikan maupun Depag. Hasil visitasi tersebut nantinya dibawa ke Badan Akreditasi Provinsi Sekolah Madrasah (BAP SM) untuk ditetapkan dalam sidang pleno. ''Bedanya, untuk hasil penilaian sekolah-sekolah itu ditetapkan oleh BAP SM provinsi.'' Sedangkan perubahan BAS Kabupaten Demak menjadi Satpel SM itu, menurut Affan Noor, diketahui saat mengikuti Rakor BAS Nas di Bogor. Bahkan untuk pelaksanaannya dikuatkan Permendiknas No 29/Tahun 2005. Sedangkan Satpel SM mulai efektif berjalan pada 2007. Kendati beban kerja lembaga tersebut agak ringan karena sebagian kewenangannya ditarik oleh provinsi, namun di sisi lain cukup berat. Sebab, Satlak SM harus menangani akreditasi kepaa seluruh sekolah baik di bawah naungan Dinas Pendidikan maupun Depag. Sementara itu, Joko Widodo mengatakan, 2007 ini masih ada sejumlah sekolah yang belum terakreditasi. Pekerjaan tersebut merupakan ''PR'' , terdiri atas 287 TK, 61 SD dan 14 SMP/SLTA swasta. Lebih lanjut Affan Noor memaparkan, dari 287 TK di Demak, pada tahun 2004 terakreditasi 14 TK, 2005 ada 14 TK dan 2006 78 TK. Sedangkan dari 573 jumlah SD yang ada, tahun 2004 terakreditasi 14 SD, tahun 2005 196 SD, dan 2006 terakreditasi 302 SD. (F2-56) |