logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 24 Januari 2007 SEMARANG
Line

Rumah Pimpinan BMT Mitra Sejahtera Digeledah

  • Abdul Aziz Siap Penuhi Kewajiban

KENDAL- Aparat Polsek Weleri Polres Kendal, hingga kemarin masih mencari keberadaan pimpinan Baitul Mal wa Tamwil (BMT) Mitra Sejahtera Weleri, Abdul Azis (41).

Upaya penggeledehan yang dipimpin Kapolsek Weleri AKP Suratman tersebut ditempuh untuk mengungkap kasus dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan di BMT yang dikelola Abdul Azis.

''Hari ini (Selasa, 23/1) kami kembali melakukan penggeledahan di rumah Abdul Azis di Dukuh Krajan, Caruban. Seperti penggeledehan pada Senin (22/1) siang, pimpinan BMT Mitra Sejahtera itu tidak ada di rumahnya. Kami hanya bertemu dengan istrinya, Jaziroh,'' ungkap Kapolres Kendal AKBP Tjahyono Prawoto SH MH melalui Kapolsek Weleri AKP Suratman, kemarin.

Didampingi Kanitreskrim Polsek Aipda Sutikna, Suratman menjelaskan, upaya pencarian juga dilakukan dengan menghubungi ponsel Azis. Namun ponsel tidak aktif.

''Kami juga sedang mencari manajer BMT, Khodirin. Namun, yang bersangkutan juga tidak berada di rumahnya.''

Seperti diberitakan (SM, 23/1), mencuatnya kasus dugaan penyelewengan keuangan pada BMT yang beralamat di Jl Perempatan Pasar Hewan Kliwonan Weleri itu, berawal ketika sejumlah karyawan dan nasabah melaporkan permasalahannya ke Polsek Weleri.

Meski telah bekerja dan melaksanakan kewajibannya, para karyawan mengaku selama beberapa bulan ini tidak digaji perusahaan.

Sanggup Membayar

Masalah lain adalah, nasabah yang berniat mencairkan simpanan berjangka serta uang tabungan miliknya tidak dapat dipenuhi oleh manajemen.

Sejumlah nasabah tersebut akhirnya meminta petugas lapangan (PL) BMT untuk ikut bertanggung-jawab terkait macetnya pencairan uang itu.

''Sejauh ini belum ada penambahan jumlah karyawan dan nasabah yang melaporkan dan mengadukan persoalannya kepada kami. Upaya pengungkapan kasus di tubuh BMT, sampai saat ini relatif belum ada perkembangan,'' papar Aipda Sutikna.

Pihaknya baru mendapat penjelasan secara lisan dari pengacara pimpinan BMT Mitra Sejahtera, Zaini SH.

''Melalui pengacaranya, hari ini (Selasa-red) Abdul Azis berencana untuk datang ke mapolsek. Namun ditunggu hingga sore, yang bersangkutan tidak datang.''

Pengacara Abdul Azis, lanjut dia, juga menjelaskan, kliennya itu sanggup untuk menyelesaikan seluruh kewajibannya dengan meminta waktu dua bulan ke depan.

Pasalnya, dia saat ini mengaku baru mencari uang untuk memenuhi janjinya tersebut.

''Kami berharap pimpinan dan manajer BMT beritikad baik untuk memenuhi panggilan polisi, sehingga persoalan di perusahaannya bisa diketahui kejelasannya dan segera diupayakan untuk dicarikan jalan keluar.'' (G15-16)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA