| Rabu, 24 Januari 2007 | SEMARANG |
100 Prajurit Ujian Kenaikan Tingkat AkidoSEMARANG Sekitar 100 prajurit mengikuti ujian kenaikan tingkat aikido yang dilakukan di Aula Denma Kodam IV/Diponegoro, kemarin. Setelah melakukan berbagai peragaan teknik, semua peserta dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan. Ujian itu mulai dari Dan VI ke V, Dan V ke Dan IV, dan III ke Dan II. Hal ini dilakukan rutin setiap empat bulan sekali. Mereka diuji shensei Lila AW (Dan III) dan disaksikan Hermawan Prabowo dari Foundation Eihima Renshinkan Aikikai Jepang. Pelindung Aikido Kodam IV, Kol Inf Kabul Mulyanto mengatakan, olahraga ini merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti para prajuritnya. Hal ini karena manfaatnya sangat besar dalam melindungi diri dari serangan musuh jika diperlukan. "Olahraga ini sangat baik bagi prajurit untuk membuat lebih percaya diri menghadapi musuh. Mereka dipersiapkan bagaimana cara-cara menangkal serangan dan membalasnya dengan beladiri aikido," ujarnya. Hermawan mengatakan, seni bela diri khas Jepang ini pada intinya meminjam dan menyalurkan tenaga lawan, untuk kemudian mengalirkannya, sehingga serangan yang datang dapat dinetralisasi dengan bantingan atau kuncian. Falsafah aikido adalah keseimbangan tenaga dan semangat atau roh. Ai berarti penyelarasan, integrasi, atau harmoni. Kata "ki" artinya pusat tenaga kehidupan dan spirit. Do adalah jalan untuk membentuk keseimbangan antara fisik dan rohani atau pikiran. "Dasar gerakannya merupakan pola sirkuler, yaitu lingkaran, konvergensi, atau pertemuan pada satu titik," katamya. (H32-18) |