| Rabu, 24 Januari 2007 | SEMARANG |
Piala Sukawi Bangkitkan Balap SepedaKENDATI belum dilantik, Pengurus Cabang Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Semarang sudah memperlihatkan kiprahnya. Ditandai dengan menggelar Piala Sukawi Sutarip, yakni lomba balap sepeda nomor open road race (ORR), dan criterium, 20-21 Januari lalu. Ini merupakan upaya pengurus untuk mengembalikan prestasi pembalap Semarang seperti era 1980-an. Waktu itu, Kota ATLAS telah memiliki pembalap - pembalap andal yang sering mewaliki Tim Merah Putih di berbagai kejuaraan. Sebut saja nama Fanny Gunawan, pembalap asal Klub Spinx Semarang, pernah dua kali juara ORR Asia, yakni di Filipina tahun 1983 dan Thailand tahun 1985. Satu tahun berikutnya, pembalap yang dikenal sebagai raja tanjakan itu pun meraih medali perak Asian Games di Korea Selatan. Demikian halnya dengan pembalap Edwin Subekti, Seno Sudono dan Nurochman. Mereka sering keluar masuk Pelatnas, baik untuk persiapan kejuaraan tingkat Asia Tenggara maupun Asia. Tetapi setelah empat pembalap nasional tersebut pensiun, hingga kini belum ada penggantinya. Sudah 20 tahun lebih tidak terdengar gaungnya, sehingga boleh dikata pembinaan cabang olahraga yang bernaung di bawah ISSI Kota Semarang mengalami penurunan yang sangat drastis. Tak pelak lagi, Ketua Umum KONI Kota, Mahfudz Ali, sebagai penanggung jawab maju mundurnya olahraga di Semarang, mengaku prihatin, sehingga lomba yang kali pertama diadakan ini disebutnya sebagai langkah awal untuk mengembalikan kejayaan balap sepeda di wilayahnya. "Lomba balap sepeda ini sebagai awal kebangkitan ISSI. Jadi, kalau pada tahun 1980-an bisa mengorbitkan Fanny Gunawan ke tingkat Asia, di masa mendatang diharapkan akan muncul Fanny Gunawan yang baru," jelas Mahfudz, seusai melepas peserta ORR. Edy - Indra Kendati baru akan dilantik 28 Januari mendatang, pengurus baru yang dipimpin Kasubdin Tata Bangunan Ir Agus Riyanto (menggantikan Tri Suntoro) ini sudah melakukan start pembinaan ke depan untuk masa bhakti 2007 - 2011, dengan mengelar lomba. Kegiatan yang memanfaatkah hari libur tahun baru Hijriyah, dan libur Minggu tersebut, melombakan nomor ORR dan criterium. Hari pertama melombakan nomor ORR, yang menempuh jarak 130 km dari halaman Balai Kota ke di Pelataran Taman Wisata Gedongsongo, Kabupaten Semarang. Hari kedua, melombakan nomor criterium di depan Kantor Pemprov Jateng dengan menutup Jl Pahlawan dan Jl Imam Bardjo, dengan melombakan kelompok senior 20 putaran, yunior 15 putaran, pemula umum 9 putaran, putri umum 7 putaran, pemula pelajar 7 putaran, dan nomor veteran 5 putaran. Setiap putaran menempuh jarak 1,3 km. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu mendapat sambutan yang posistif dari penggemar balap sepeda. Terbukti, semua atlet terbaik Jateng yang dipersiapkan ke PON XVII Kaltim ambil bagian. Ini pula mampu melahirkan persaingan yang ketat. Edy Purnomo, atlet nasional yang baru saja tampil di Asian Games Qatar merebut gelar juara nomor criterium, sedangkan ORR dimenangkan Indra Wijaya dari Solo. "Edy Purnomo bagus di jalan datar, sehingga cocok untuk criterium, sedangkan Indra memang jago tanjakan, sehingga pas untuk ORR. Jadi, sudah hampir pasti kedua pembalap asal Klub CCC Jakarta akan tampil di babak kualifikasi PON yang digelar di Surabaya - Malang, akhir Februari," jelas pelatih PJP Jateng, Nurochman. (Mundaru Karya-18) |