| Rabu, 24 Januari 2007 | SEMARANG |
Telepon di Wartel, Mobil DibobolSEMARANG- Seorang warga perumahan Rangkut Manunggal Harapan, Surabaya, Fredi Harnoko (35), Selasa (23/1) pukul 12:00 melaporkan kasus pencurian yang dialaminya ke Mapolwiltabes Semarang. Korban mengatakan, mobil Avanza B-8922-QY miliknya dibobol pencuri saat ditinggal menelepon di wartel Jl Simongan No 193 Sampangan. Kaca mobil korban di bagian kiri pecah berkeping-keping. Diduga pelaku memecah kaca untuk mengambil barang-barang berharga di dalam mobil. Karena tak banyak barang berharga, pelaku yang diperkirakan berjumlah dua orang itu hanya membawa kabur sejumlah buku, tas laptop, dan buku tabungan milik korban. Sementara laptop milik Fredi tidak dijarah pelaku, lantaran saat menelpon, barang tersebut turut serta di bawa ke dalam wartel. Kepada polisi, korban menuturkan, kedatangannya ke Kota Semarang untuk mengurus sebuah bisnis yang dikerjakannya. Namun karena sesuatu hal, korban mencari wartel untuk menelpon kenalannya. Ketika mendapati wartel di pinggir jalan, korban segera memarkir mobil tak jauh dari lokasi. "Mobil itu saya tinggal selama 10 menit untuk telepon," kata Fredi. Namun korban kaget ketika mendapati kaca mobilnya hancur. Merasa ada yang tak beres, korban memeriksa isi mobil. Benar saja, beberapa buku yang semula diletakkan di kursi belakang raib. Tas laptop warna hitam dan buku tabungan turut disikat pula. Dia menduga pelaku sebenarnya mengincar laptop, tapi karena tidak ada maka pelaku mengambil barang-barang seadanya. Sementara tape mobil masih ada ditempatnya. Ketika ditanyakan ke beberapa warga sekitar, tak banyak yang mengetahui kejadian itu. (H21-56) |