logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 15 Januari 2007 MURIA
Line

Taman Kota Dirusak Orang Tak Dikenal

PATI - Tak acuh dan tidak peduli serta merusak fasilitas umum yang dibangun pemerintah, kini menggejala di Pati. Perilaku demikian tentu sangat disesalkan.

Sebagai penyedia dan pemelihara fasilitas tersebut, ujar H Yuswanto ST, kemarin, Dinas Permukiman dan Prasarana (Diskimpras) Kabupaten Pati sering kerepotan menghadapi ulah orang yang tak bertanggung jawab itu.

Perilaku yang semula mengejala adalah sekadar corat-coret (vandalisme) kelompok anak muda. Walaupun merusak keindahan, masih dalam batas kewajaran.

Belakangan muncul kecenderungan merusak dan mengambil fasilitas umum. Contoh sasarannya, antara lain penutup lubang bak pengontrol saluran. Hal itu, menurutnya, sudah keterlaluan.

Karena bahan yang digunakan dari pelat besi, hilangnya barang itu tentu sengaja dicuri untuk dijual. ''Bahkan pagar besi halaman depan dan samping GOR, satu batang pun tak ada yang tersisa,'' ungkapnya.

Pot Bunga

Belakangan yang menjadi sasaran perusakan, lanjut dia, adalah pot bunga. Jika dilihat bekasnya, agaknya sengaja dirusak kelompok yang tiap Sabtu malam melihat kebut-kebutan liar. Sebab, pot bunga yang disatroni itu terpasang di antara jalur cepat dan lambat Jalan Raya Pati-Kudus.

Hal itu mereka lakukan, diduga jengkel karena kebut-kebutan motor itu sering dibubarkan polisi. Yang menjadi sasaran adalah benda di sekitarnya. Kerusakan lain yang sudah lama terjadi adalah pagar taman kota. ''Apalagi, pagar itu hanya dari kawat,'' imbuhnya. (ad-69)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA