SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Senin, 08 Januari 2007

- Hasil survai Transparency International Indonesia (TII) tentang lembaga-lembaga terkorup di Indonesia menuai protes. Setidaknya dua lembaga yang dinilai sebagai lembaga terkorup yakni Polri dan DPR menyatakan keberatan serta meragukan hasil survai tersebut. Satu lembaga lain yakni lembaga peradilan belum banyak memberikan reaksi. Kepala Polri Jenderal Polisi Sutanto dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Agung Laksono sama-sama mempertanyakan tentang validitas maupun akurasi data.

- Berbagai kecelakaan transportasi belakangan ini - yang paling menonjol tenggelamnya KM Senopati Nusantara dan hilangnya pesawat AdamAir -, bagaimanapun mendorong kita untuk mau mengenali "perilaku" cuaca. Walaupun faktor lain tak dapat dikesampingkan, cuaca menjadi pelajaran kali kesekian sebagai bagian dari kalkulasi tindakan preventif. Dalam konteks transportasi, darat-laut-udara memiliki karakteristik yang khas, tak dapat disimpulkan kita lebih aman memanfaatkan jalur yang mana. 

Pendidikan agama tentu saja tidak hanya di bangku sekolah, tapi juga di tengah-tengah masyarakat. Ironinya, pendidikan agama di tengah masyarakat lebih kerap diwarnai ketegangan soal agama mana yang paling benar (juga besar) sehingga peluang mengembangkan budaya rukun, toleransi, begitu susah. JIKA kita menengok sejarah Indonesia, tergambar realitas konflik sosial yang terjadi sering mengambil bentuk kekerasan, sehingga mengancam persatuan dan eksistensi bangsa.

BELUM lama berselang Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menuai protes publik sekaligus pujian atas putusan hukumnya, yakni menyatakan Pasal 53UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berisi tentang eksistensi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (PTPK) bertentangan dengan Pasal 24 A 1 dan 2, Ayat 5 UUD 1945 tentang kekuasaan kehakiman yang mensyaratkan pengadilan dibentuk dengan UU tersendiri. Pasal tersebut juga melanggar prinsip kepastian hukum Pasal 28 D Ayat 1 UUD 1945.

Informasi dokter Yacobus A SpPD mengenai kencing manis (Diabetes Millitus) bermanfaat sekaligus menyedihkan. Belum lagi akibat yang ditimbulkan seperti amputasi, kebutaan dan jantung. Betapa menyedihkan menderita kencing manis seperti yang saya alami sendiri selama lima tahun.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA