logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 07 Januari 2007 NASIONAL
Line

Kedatangan Kloter 1 Terlambat Empat Jam


SUJUD SYUKUR: Sejumlah jamaah haji melakukan sujud syukur setelah turun dari pesawat di Bandara Adisumarmo Solo, Sabtu (6/1). Rombongan disambut Wagub Jateng Ali Mufiz. (46)

SOLO - Jamaah haji kloter satu, dua, dan tiga Debarkasi Adisumarmo, Solo kemarin tiba kembali di tanah air. Mereka dari Kota Semarang, Kabupaten Sragen, dan Wonogiri.

Begitu menginjakkan kaki di bandara, puluhan haji dan hajjah melepas barang tentengannya dan langsung melakukan sujud syukur. Mereka mencium bumi pertiwi yang telah dilapisi beton. ''Allahu Akbar, Allahu Akbar,'' kata mereka sambil menengadahkan kedua tangan ke atas dan memejamkan mata.

Di antara mereka, terdapat dua jamaah yang sakit dan langsung dinaikkan ambulans dan dibawa ke rumah sakit. Wagub Jateng Ali Mufiz serta Wali Kota Solo Joko Widodo ketika pintu pesawat dibuka, langsung masuk mengucapkan selamat datang.

Kepada para jamaah Ali Mufiz berpesan agar haji dan hajjah, setelah kepulangannya dari Tanah Suci menjadi suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari dan peduli kepada masyarakat.

Kedatangan mereka terlambat karena padatnya Bandara King Abdul Azis, Jeddah. Kloter pertama yang dijadwalkan tiba pukul 05:40 molor sampai empat jam.

Akibatnya, sejumlah pejabat dari Kota Semarang dan Solo yang akan mengikuti acara penyambutan harus menunggu lama. Sebagian dari mereka, putar-putar dengan mobilnya di Kota Bengawan menunggu saatnya tiba.

Kepala Kantor Departemen Agama (Kakandepag) Kota Semarang Drs H Agus Sholeh MAg mengatakan, pada hari-hari pertama kepulangan biasanya Bandara King Abdul Aziz sangat sibuk.

Menurut dia, keterlambatan semacam itu berlangsung hanya pada hari-hari awal kepulangan. Dia memperkirakan, mulai kloter ke-10 atau ke-11 kondisinya akan normal atau bahkan bisa lebih cepat dari yang dijadwalkan.

''Kita hanya punya satu gate untuk melayani jamaah, jadi harus antre. Mudah-mudahan, pada kloter-kloter belasan antrean itu tidak lagi terjadi dan kepulangan bisa dipercepat,'' kata Agus Sholeh.

Dikatakan, jamaah haji kloter 1 telah tiba berjumlah 405 orang, terdiri atas 400 jamaah haji asal Kota Semarang, 2 orang dari Jepara, dan 3 orang petugas haji. Jamaah haji asal Kota Semarang yang berangkat ke Tanah Suci, kata dia, berjumlah 2.585 yang terdiri atas 11 kloter.

Semula jamaah haji dijadwalkan tiba di Balai Kota pukul 9:00. Namun dalam perkembangannya, informasi kedatangan mereka terus berubah-ubah. Hingga akhirnya, jamaah haji memasuki kompleks Balai Kota sekitar pukul 14:00.

Kedatangan mereka disambut oleh para anggota keluarga yang telah menanti sejak pukul 11.00. Begitu 9 bus yang membawa rombongan jamaah haji memasuki halaman Balai Kota, para penunggu pun menghambur.

Peluk cium dan tangis bahagia segera menjadi pemandangan yang lumrah, sebagai ekspresi kegembiraan mereka atas kedatangan keluarga dari Tanah Suci.

Keterlambatan kedatangan juga dialami kloter I jamaah haji asal DKI Jakarta dan Jawa Barat. Selain terlambat 4-6 jam, mereka juga tidak disambut Menteri Agama M Maftuh Basyuni. Padahal dalam agenda acara penyambutan, Menag dijadwalkan akan datang. Mereka akhirnya hanya disambut Kakanwil Depag DKI Jakarta dan Kakanwil Depag Jawa Barat. (bt,H9,F4-18,46)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA