SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Sabtu, 30 Desember 2006

- Contoh-contoh aktual pentingnya kesediaan berkorban dan sikap ikhlas terpapar luas di hadapan kita, berbarengan dengan datangnya Idul Adha 1427 Hijriah. Dua hal itu menjadi aspek paling menonjol, dan dari tahun ke tahun membawa pemaknaan yang sama walaupun bobot dan konteks permasalahannya bisa berubah. Kesediaan berkorban dan sikap ikhlas, bukankah relevan dengan beratnya beban hidup yang kini dihadapi bangsa Indonesia? Adanya beban karena realitas keseharian memang seperti itu, sekaligus beban karena kejadian demi kejadian bencana alam di sejumlah daerah yang pasti mempurukkan kehidupan sebagian saudara-saudara kita.

- Somalia, salah satu dari beberapa negara miskin di Tanduk Afrika, bergolak lagi. Pasukan pemerintah yang telah tersingkir dari Mogadishu mulai bergerak maju ke ibu kota Somalia itu bersama pasukan kavaleri Ethiopia, setelah jet-jet tempur Ethiopia menggempur basis pasukan pemberontak di Bandara Mogadishu, sehari sebelumnya. Campur tangan Ethiopia itu dilakukan demi menyelamatkan pemerintahan sekuler Somalia yang terpaksa meninggalkan ibu kota, karena terdesak oleh pasukan pemberontak muslim garis keras. Upaya membantu didorong oleh fakta, pemberontak memberi dukungan Eritrea untuk memisahkan diri dari wilayah kedaulatannya.

Dalam rangka memperingati peristiwa agung (Idul Adha) kali ini, penulis mengajak siapa pun meluangkan waktu sejenak untuk merefleksi, mengingat kembali peristiwa pengurbanan yang dilakukan oleh salah seorang rasul Allah dalam menjalankan risalah tauhid yang diembannya.

PEREKONOMIAN Indonesia selama 2006 mencapai beberapa prestasi, meskipun dengan catatan. Pertama, tingkat inflasi yang relatif rendah, yaitu diperkirakan hanya mencapai lima sampai enam persen. 

Konstitusional yang semula dijunjung tinggi dengan tekad melaksanakan Pancasila dan UUD'45 secara murni dan konsekuen telah berubah menjadi mitos. Konstitusi tidak dilihat secara rasional dengan aturan dasar yang bercorak normatif tapi sebagai dokumen sakral yang disucikan sehingga jarang disentuh.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA