SUARA MERDEKA
 
INDEKS EKONOMI Sabtu, 30 Desember 2006

JAKARTA- Kelangkaan minyak tanah yang terjadi beberapa waktu lalu akibat ulah industri, agen, dan pangkalan nakal. Tim Terpadu (Timdu) BBM mencatat berdasarkan hasil temuannya terdapat 50 industri, 27 agen dan 18 pangkalan ilegal yang menyebabkan kelangkaan BBM. Puluhan industri membeli BBM dengan harga yang tidak wajar sehingga diduga dioplos dengan minyak tanah bersubsidi.

SEMARANG- Calon investor pada proyek lima jalur kereta api (KA) regional yang telah menandatangani letter of intent (LoI) pada Central Java Infrastructure Business Forum (CJIBF) 2006 lalu belum menindaklanjutinya dengan melakukan studi kelayakan. Pasalnya, Avangarde Resources Bhd, calon investor asal Malaysia itu, sedang menunggu hasil RUU KA yang saat ini sedang dibahas.

SEMARANG- Penurunan suku bunga domestik yang agresif menjelang penutupan tahun 2006 dipastikan akan mendorong penyaluran kredit perbankan, baik kredit usaha maupun konsumsi tahun 2007. Angka kisaran pertumbuhannya diperkirakan mencapai 15-18%. Hal itu didukung pula kebijakan moneter yang semakin longgar, sehingga prospek usaha bank di Jateng akan lebih baik. Pemimpin Bank Indonesia Semarang, Amril Arief, mengatakan kredit perbankan di Jateng telah tumbuh hingga 9,83% sampai posisi November 2006.

SEMARANG- Hingga saat ini baru sekitar 140 dari 240 perusahaan kayu di Jateng yang memiliki tenaga penerbit faktur. Berkait dengan akan diberlakukannya Peraturan Menteri Kehutanan (Menhut) Np.P.55/Menhut-II/2006 tentang penghapusan SKSHH (Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan) mulai 1 Januari 2007, perusahaan kayu diwajibkan memiliki tenaga penerbit faktur yang bersertifikat sebagai pengganti SKSHH.

Semen poduksi PT Semen Gresik (PT SG) Tbk tak hanya kokoh dan tak tertandingi di Pulau Jawa. Di Kalimantan pemasaran semen ini cukup baik dibanding semen produksi pabrikan lainnya. Berikut laporan wartawan Suara Merdeka Ainurrohim yang mengikuti press tour perusahaan tersebut, baru-baru ini

SOLO - Pertumbuhan ekonomi di eks Karesidenan Surakarta pada 2006 ini menurun dibanding tahun 2005. Tahun ini pertumbuhannya sebesar 4,76%, sedangkan tahun 2005 mencapai 6,49. Pemimpin Kantor Bank Indonesia Solo Tri Selo mengatakan, lambatnya pertumbuhan ini terutama dipengaruhi perlambatan pada sektor ekonomi yang memiliki kontribusi cukup besar, yaitu sektor industri dan sektor perdagangan, hotel & restoran.

SEMARANG- Bank Muamalat merangkul Baitul Mal wa Tamwil (BMT) untuk mengembangkan Paket Bisnis Muamalat (PBM). Sebanyak 54 BMT se-Jateng dan DIY telah menandatangani komitmen kerja sama Rabu (27/12). Sebelumnya bank syariah tersebut juga telah menggelar pelatihan PBM yang diikuti 110 BMT.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA